Home BERITA Ahok Dituntut Ringan, Lemkapi: Hormati Putusan Hukum

Ahok Dituntut Ringan, Lemkapi: Hormati Putusan Hukum

SHARE
Edi Hasibuan (Antara/Rosa Panggabean)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan, seharusnya Front Pembela Islam (FPI) menghormati proses peradilan dan tidak melakukan aksi unjuk rasa kembali terkait tuntutan rendah pada Ahok.

“Saya kira kita harus hormati putusan hukum nanti,” kata Edi kepada Kriminalitas.com, Jumat (21/4/2017).

Edi melanjutkan, di mata hukum, setiap orang sama. Nanti ada aturannya kalau putusan majelis hakim lebih rendah dari tututan jaksa. Tentunya, jaksa akan melakukan banding.

“Jika ada yang merasa itu tuntutan tidak adil, biarkan jaksa yang akan mengajukan banding,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tuntutan JPU yang dianggap ringan mendapatkan sorotan tajam. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab melalui akun Twitter pribadinya mengecam tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Menurut Habib Rizieq, Ahok seharusnya langsung dipenjara dan diberhentikan dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Hanya Aksi Bela Islam secara besar-besaran yang bisa penjarakan Ahok,” tulis Habib Rizieq lewat akun Twitter @RizieqSyihabFPI, Kamis (20/42017).

Habib Rizieq pun mengeluarkan imbauan kepada tokoh dan ormas Islam untuk melakukan aksi-aksi selanjutnya guna mendorong pihak-pihak berwajib segera memenjarakan Ahok.

“Setiap tokoh dan ormas Islam secara resmi menyurati Ketua Majelis Hakim yang juga Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan meminta agar hakim memvonis Ahok dengan penjara tanpa percobaan,” tulis Habib Rizieq.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sapuji and Sjamsu Dradjad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here