Home BERITA Ahok Geram Difitnah Bekas Biarawati dalam Persidangan

Ahok Geram Difitnah Bekas Biarawati dalam Persidangan

SHARE
Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto; Pool/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Tim Kuasa Hukum Basuki T. Purnama (Ahok), Humprey Djemat menilai kesaksian Irena Handono yang juga mantan biarawati ini banyak yang bersifat fitnah.

“Contohnya adalah dia menyatakan bahwa Ahok waktu jadi gubernur merobohkan masjid,” kata Humprey Djemat di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2017).

Mendengar ucapan Irena, kata Humprey, Ahok pun langsung menanyakan masjid mana yang dimaksud saksi pelapor tersebut.

“Kalau ada masjid yang di Marunda itu karena mau dibangun kembali. Bagaimana saya merobohkan masjid, padahal saya membangun sekian banyak masjid,” kata Humprey mengutip ucapan Ahok.

Selain itu, lanjut Humprey, saat memberikan kesaksiannya, Irena menuding Ahok yang tidak membolehkan kawasan Monas untuk kegiatan umat Islam, namun malah diperbolehkan untuk kegiatan Paskah.

“Maka Pak Ahok bilang, saya tidak pernah memperbolehkan kegiatan dari manapun juga karena sesuai peraturan Monas itu hanya untuk acara kenegaraan,” tuturnya.

Humprey mengungkapkan, didepan majelis hakim, Irena juga mengatakan, di masa kepemimpinan Ahok ada larangan mengenakan pakaian muslim termasuk memakai jilbab.

“Pak Ahok bilang tidak benar itu. Sampai saat ini juga bebas dan semua sekolah madrasah memakai pakaian muslim.” ungkap Humprey.

Bahkan, Ahok sempat tak terima dengan ucapan saksi yang menuding jika di Balai Kota tidak ada yang beriman.

“Terus Pak ahok bilang, coba denger benar-benar pidato saya di Balkot, saya bilang bahwa kalau kalian beriman, kalian jangan korupsi. Tapi kalau ngaku beriman tapi kalian korupsi, kalian kerja nggak bener, bagaiman kalian bisa bilang beriman,” kata Humprey meniru ucapan Ahok saat menanggapi tuduhan Irene.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Azairus and Elga Hikari Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here