Home BERITA Ahok Hanya Khilaf, Mari Kita Maafkan

Ahok Hanya Khilaf, Mari Kita Maafkan

SHARE
Gubernur DKI Jakarta, Basuki T. Purnama (Ahok)
Gubernur DKI Basuki T. Purnama/Kriminalitas.com

AHOK memang sebuah fenomena, kasus dugaan penistaan agama yang menjeratnya telah menjalar ke mana-mana. Pro dan kontra tak hanya terjadi di lokal Jakarta dan sekitarnya, tapi telah menjelma menjadi polemik nasional yang berpotensi memecah belah negeri.

Sangat disayangkan memang, NKRI yang digadang-gadang menjadi tujuan luhur bangsa terancam tercerai berai karena isu sensitif yang merebak seperti bola salju yang kian hari kian membesar. Putera-putera bangsa yang seharusnya bersinergi menjaga keutuhan bangsa justru saling hujat dan gontok-gontokan.

Caci-maki dan sumpah serapah menyeruak memenuhi atmosfer kehidupan berbangsa. Norma kesantunan yang diagungkan di bumi pertiwi seolah menguap. Ditambah lagi peran industri media yang justru seperti menyulut percikan permusuhan hingga makin meruncing dan mengkhawatirkan. Padahal semua mahfum bahwa taruhannya tidak main-main: keutuhan NKRI.

Ahok hanyalah personifikasi, Ahok hanyalah bagian dari kemajemukan Indonesia. Artinya, setiap pribadi yang terlahir di Nusantara tercinta ini selayaknya saling menghormati dan menghargai jalan hidup orang lain untuk mengimani agamanya. Jangan lagi ada, siapa pun orangnya, yang mengusik ajaran agama lain -yang merupakan hak paling individual- untuk kepentingan tertentu.

Dan sebaliknya, kebesaran jiwa untuk mengampuni kekhilafan seharusnya menjadi pilihan yang dikedepankan. Biarlah hukum yang steril dari intervensi politik dan arogansi kekuasaan menjadi panglima tertinggi yang akan menjatuhkan vonisnya.

Semoga nanti, anak-anak masa depan bangsa tidak hanya mengenal Indonesia yang terdiri dari gambar gugusan pulau di peta. Kita ingin mereka bangga menjadi bagian dari sebuah negara besar bernama Indonesia yang pandai menghargai kebhinekaan. Karena sejatinya, perbedaan adalah sebuah keniscayaan.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Azairus and SJM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here