Home BERITA Akibat Overdosis, Bocah Penderita Hiperaktif Meninggal Dunia

Akibat Overdosis, Bocah Penderita Hiperaktif Meninggal Dunia

SHARE
ilustrasi apoteker (NET)
ilustrasi apoteker
(NET)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Seorang bocah berusia 8 tahun meninggal dunia di rumah sakit akibat kelebihan dosis meminum obat untuk mengatasi penyakit hiperaktifnya. Menurut laporan, kelebihan dosis tersebut disebabkan oleh kesalahan yang dibuat oleh apoteker rumah sakit.

Seperti yang dikutip dari RT, Selasa (21/6), bocah bernama Jake Steinbrecher yang menderita ADHD, biasa meminum obat bernama Clonidine sekitar bulan Oktober 2015. Namun, bukannya meminum obat dengan dosis 0.3mg, sang bocah malah meminum Clonidine dengan dosis 30mg. Akibatnya Jake mengalami pembengkakan otak.

Akibat pembengkakan otak tersebut, Jake akhirnya harus dioperasi. Namun setelah operasi berjalan lancar, sang bocah cilik pun kembali mengalami gangguan. Pada bulan Juni 2016, ia harus kembali masuk untuk mendapatkan perawatan dan akhirnya meninggal dunia pada 8 Juni silam.

Meskipun laporan autopsi belum keluar, tetapi ibunda Jake merasa bahwa ini adalah kesalahan dari apoteker yang telah memberikan obat tak sesuai dosis.

“Bagaimana mungkin seseorang tega melakukan ini,” ucap Caroline Steinbrecher. “Bagaimana mungkin tidak ada yang melakukan pengecekan ulang terhadap obat sebelum diserahkan kepada konsumen?”.

Atas kelalaian tersebut, Caroline menyayangkan sang apoteker yang hingga saat ini masih bekerja dan memiliki izin untuk meracik obat di apotek.

“Dia terus bekerja sebagai apoteker hingga saat ini. Ia masih punya izin untuk bekerja sebagai apoteker dan masih diizinkan untuk menyediakan obat bagi anak-anak,” pungkas Caroline.

(Andreas)

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here