Home BERITA Anak Buahnya Kena OTT, Jaksa Agung: Silakan Diproses, Saya Gak akan Bela

Anak Buahnya Kena OTT, Jaksa Agung: Silakan Diproses, Saya Gak akan Bela

SHARE
Jaksa Agung HM Prasetyo (Kiki Budi Hartawan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Tertangkapnya Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat Jaksa Agung HM Prasetyo naik pitam.

Prasetyo pun meminta kepada KPK untuk memberi hukuman yang setimpal kepada oknum jaksa tersebut. Dia juga mengimbau lembaga anti rasuah ini agar tidak tebang pilih dalam melakukan OTT.

“Tentunya kita harapkan jangan tebang pilih, lakukan juga ke yang lain. Jangan tebang pilih,” kata Prasetyo dengan nada tinggi di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (4/8/2017).

Dengan peristiwa penangkapan ini, Prasetyo meminta masyarakat untuk tidak menyamaratakan dengan jaksa lain.

Sebab apabila ada oknum yang terjaring kasus korupsi apalagi sampai tertangkap, maka sudah menjadi tanggungjawab pribadi dan kejaksaan pun tidak akan memberikan perlindungan.

“Dengan OTT KPK ya silakan, saya tidak akan membela, mencegah, menghalangi,” ujarnya.

Selama kepemimpinan Prasetyo, setidaknya sudah ada lima jaksa yang terjaring OTT. Mereka di antaranya dua jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Deviyanti Rochaeni dan Fahri Nurmello, yang ditangkap KPK pada 2016 lalu. Keduanya ditangkap karena menerima suap dari mantan Bupati Subang Ojang Suhandi.

Kemudian, Jaksa Pidana Khusus pada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Ahmad Fauzi yang ditangkap tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Jawa Timur pada akhir November 2016 karena menerima suap dalam perkara pengalihan lahan di Sumenep.

Lalu, Kepala Seksi III Intelijen Kejaksaan Tinggi Bengkulu Parlin Purba yang ditangkap tangan KPK pada Juni 2017 lalu usai menerima suap.

Suap yang diberikan kepada Parlin diduga berhubungan dengan pengumpulan data dan bahan keterangan terkait proyek pembangunan irigasi yang berada di bawah Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Provinsi Bengkulu.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here