Home BERITA Arogansi Serka Wira yang Tempeleng Anggota Polantas, Cederai Nama Baik TNI

Arogansi Serka Wira yang Tempeleng Anggota Polantas, Cederai Nama Baik TNI

SHARE
Prajurit TNI Arogan (Youtube)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Komnas HAM mengecam keras kejadian pemukulan yang dilakukan oleh oknum TNI Serka Wira Sinaga kepada Polisi Lalulintas Polresta Pekanbaru, Bribda Yoga Vernando, Kamis (10/8/2017). Peristiwa ini dinilai kembali menebar ketakutan publik.

Komisioner Komnas HAM Maneger Nasution mengatakan, TNI-Polri yang terlatih dan dilatih oleh uang rakyat yang seharusnya menjadi pengaman buat rakyat.

“Namun, sebaliknya mempertontonkan kekerasan. Ini sungguh menjadi syiar ketakutan publik,” kata Maneger dalam keterangan persnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (12/8/2017).

Maneger menambahkan, alasan perilaku oknum TNI sangat memalukan. Dia tidak hanya memalukan dirinya sendiri, tetapi juga mencederai nama baik institusi TNI.

“Dia sungguh merusak upaya keras pimpinan TNI dalam menyempurnakan program reformasi TNI,” imbuhnya.

“Publik mengingatkan bahwa polisi pasca reformasi sudah menjadi sipil. Artinya, pemukulan anggota TNI terhadap anggota kepolisian adalah pemukulan terhadap masyarakat sipil,” lanjutnya.

Maneger mendukung tindakan tegas pimpinan TNI terhadap anak buahnya tersebut. Hal ini agar para prajurit yang lain tidak bersikap arogan. Termasuk agar betul-betul menghindari pertengkaran dengan anggota kepolisian.

“Termasuk pimpinan masing-masing melokalisir peristiwa tersebut dari upaya-upaya provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, media sosial digegerkan dengan sebuah video yang menampilkan sikap arogan seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Video yang muncul di Youtube tersebut memperlihatkan seorang prajurit TNI yang ngamuk lantaran diberhentikan oleh anggota satuan lalu lintas Polres Pekanbaru.

Video berdurasi 1 menit 03 detik itu diawali dengan seorang anggota Polantas yang mengenakan seragam polisi dan jaket khas berwarna hijau sedang mengendarai sepeda motor matic berwarna putih. Di sebelah kananya tampak prajurit TNI yang mengenakan jaket berwarna cokelat.

Oknum TNI itu terlihat marah dan emosi. Tak terdengar apa yang dibicarakan keduanya, yang jelas Oknum TNI itu sangat terlihat emosi. Sambil berdiri, dia terlihat menantang anggota polisi itu. Usai berteriak-teriak, dia memukul kepala polisi itu dengan tangan kirinya. Beruntung polisi tak cedera lantaran masih mengenakan helm.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here