Home BERITA Banyak yang Tak Bisa Mencoblos, Bawaslu Buka Posko Pengaduan

Banyak yang Tak Bisa Mencoblos, Bawaslu Buka Posko Pengaduan

SHARE
Ilustrasi Pilgub DKI Jakarta (Kiki/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta membuka posko pengaduan bagi warga Jakarta yang tak dapat menggunakan hak pilihnya di Pilkada Jakarta putaran pertama.

Komisioner Bawaslu, Muhammad Jufri menuturkan, posko itu untuk mengakomodir warga yang tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Pasalnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta berencana memasukan DPTb menjadi DPT dalam Pilkada Jakarta putaran kedua.

“Karena berdasarkan temuan, yang paling dipermasalahkan adalah warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya,” ujar Jufri di gedung Bawaslu DKI Jakarta, Sunter, Jakarta Utara, Jumat (17/2/2017).

Jufri menambahkan, nantinya warga yang tidak terdaftar itu akan didata oleh Bawaslu DKI Jakarta untuk kemudian direkomendasikan ke KPU DKI Jakarta.

“Warga bisa datang ke posko kami, lebih baik datang ke sini (kantor), syaratnya bawa e-KTP, Kartu Keluarga, dan Surat Keterangan” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Jufri, posko pengaduan juga menerima hal-hal terkait pelanggaran pemilu lainnya seperti bentuk kecurangan-kecurangan yang terjadi saat pemungutan suara kemarin.

“Selain itu warga juga dapat melaporkan ke kantor pengawas pemilu terdekat dan melalui SMS Centre 081286869128 atau melalui email di awasdki@gmail.com,” pungkasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and Elga Hikari Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here