Home BERITA Bawaslu Temukan 83 Pelanggaran di Pilkada Jakarta

Bawaslu Temukan 83 Pelanggaran di Pilkada Jakarta

SHARE
KBH_06
Ilustrasi Pilkada DKI 2017 (Kiki BH/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta, Mimah Susanti menyebut ada 83 pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkada Jakarta yang berlangsung pada 15 Februari kemarin. Adapun jenis pelanggaran dibagi ke dalam lima kategori.

“Kami petakan dalam temuan logistik, data pemilih, pungut hitung, TPS tidak steril dan jenis pelanggaran lainnya,” kata Mimah di Gedung Bawaslu DKI Jakarta, Sunter, Jakarta Utara, Jumat (17/2/2017).

Masalah data pemilih ternyata merupakan jenis pelanggaran yang paling dominan yakni sebanyak 43 kasus. Disusul masalah pemungutan suara sebanyak 13 kasus yang terjadi di Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Selanjutnya masalah yang ketiga yakni terkait logistik, hal itu terjadi karena ada tempat pemungutan suara (TPS) yang tidak steril. “Sementara 14 kasus lainnya karena dugaan pelanggaran lainnya,” ujarnya.

Mimah mengaku pihaknya akan menindaklanjuti temuan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Kita akan mengelompokkan pelanggaran tersebut menjadi Tindak Pidana Pemilu dan Administrasi Pemilu,” ungkapnya.

Dia menjelaskan yang termasuk Tindak Pidana Pemilu adalah pemilih yang terbukti memilih dari satu kali ataupun menggunakan dokumen lain serta terbukti adanya politik uang.

“Sementara untuk administrasi pemilu, Bawaslu merekomendasikan untuk dilakukan pemilihan ulang,” tutup Mimah.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and Elga Hikari Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here