Home BERITA Berlagak Jadi Polantas, Dua Begal Amatir Disikat Polisi

Berlagak Jadi Polantas, Dua Begal Amatir Disikat Polisi

SHARE
Kompol Roni Bonic dan dua perampok berikut barang buktinya di Mapolrestabes Medan, (Dian/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Medan ‎- Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menciduk dua dari tiga pelaku begal yang mengaku sebagai aparat kepolisian. Keduanya diketahui bernama Posma Johanes dan Wanca Emil Harahap (25) warga Jalan Sei Wampu, Kecamatan Medan Baru  .

Wakasat Reskrim Kompol Roni Bonic menuturkan, keduanya ditangkap setelah merampas sepeda motor dan uang milik pelajar di wilayah D I Panjaitan, Medan, Minggu (6/8/2017).

Dari hasil pemeriksaan diketahui jika perampokan itu terjadi ketika tiga pelajar yakni Arol Ramadhan alias Arol (17), Manyak (17) dan Sandy Husada (17) ‎sedang mengendarai motor di wilayah D I Panjaitan. Tiba-tiba saja, laju sepeda motor mereka dihentikan oleh pelaku dan seorang temannya bernama Ajo (DPO).

“Pelaku tiba-tiba menyuruh para pelajar berhenti. Kemudian pelaku memaksa para pelajar turun dari sepeda motor serta ‎memerintahkan mereka jongkok,” ujar Roni kepada wartawan, Minggu (13/8/2017).

Roni menambahkan, pelaku kemudian memaksa korban menyerahkan sejumlah uang dan berniat mengambil sepeda motor korban. Beruntung, saat kejadian, petugas kepolisian yang sedang berpatroli langsung bertindak dan menangkap kedua pelaku.

“Pelaku mengumpulkan uang Rp 2,3 juta dari korban. Saat ditangkap, pelaku Ajo berhasil melarikan diri,” imbuhnya.

Selain mengamankan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor dengan nomor polisi BK 5304 AHC, uang Rp 2,3 juta. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 dan Pasal 368 ayat 1 junto Pasal 55, 56 KUHPidana dengan ancaman diatas 7 tahun penjara.

“Satu pelaku yang kabur masih kami kejar,” tandas Bonic.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and Dian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here