Home BERITA ‘Big Match’ Pilkada Jakarta Putaran Kedua, Pengamat: Ibarat Pilpres 2014

‘Big Match’ Pilkada Jakarta Putaran Kedua, Pengamat: Ibarat Pilpres 2014

SHARE
Pilgub DKI putaran 2
Ilustrasi Pilgub DKI 2017
(Wisnu/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pilkada Jakarta akan berlangsung dalam dua putaran. Hal itu berdasarkan hasil quick count yang menunjukkan tidak ada pasangan calon yang memperoleh dukungan lebih dari 50% + 1 suara.

Pasangan petahana Basuki T. Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat dan pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno menjadi pasangan yang melaju ke putaran kedua, sementara pasangan Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni telah mengakui kekalahannya.

Pengamat politik Adi Prayitno menyebut pertarungan Ahok-Djarot versus Anies-Sandi di putaran kedua mengingatkan kembali akan panasnya persaingan di pemilihan presiden (Pilpres) 2014 lalu.

“Sebab, kedua pasangan disokong sosok yang menjadi aktor utama pilpres 2014 lalu, seperti Prabowo, Megawati, dan mungkin juga Jokowi,” ujar Adi kepada Kriminalitas.com, Jumat (17/2/2017).

Adi mengatakan, hal itulah yang membuat Pilkada Jakarta putaran kedua akan semakin memantik perhatian publik.

“Laga ini akan menjadi big match dan pertarungan hidup mati kedua pasangan calon yang melibatkan tokoh-tokoh politik lawas tadi,” pungkas Adi yang juga Peneliti The Political Literacy Institute tersebut.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Elga Hikari Putra and Sjamsu Dradjad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here