Home BERITA Bukan Buat Aksi Teror, Tabung Gas di Rotterdam Ternyata Buat Restoran

Bukan Buat Aksi Teror, Tabung Gas di Rotterdam Ternyata Buat Restoran

SHARE
Ilustrasi (Virza/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Usai insiden penemuan tabung-tabung gas di dalam mobil van yang terparkir di area konser musik band ‘Allah-Las’ di Kota Rotterdam, Kepolisian Belanda akhirnya merilis pernyataan resmi.

Menurut mereka, mobil van tersebut bukan merupakan kendaraan yang akan digunakan untuk melakukan aksi terorisme.

Hal tersebut dinyatakan usai kepolisian setempat melakukan pemeriksaan terhadap pria asal Spanyol yang merupakan pengemudi van tersebut. Menurut keterangannya, tidak ada hubungan antara tabung-tabung gas tersebut dengan aksi jihad teroris.

Polisi juga memastikan, tabung-tabung gas itu memang benar-benar digunakan untuk keperluan restoran dan rumah tangga.

Meski begitu, Kepolisian Rotterdam masih terus bersiaga. Pihaknya masih belum menurunkan status waspada dan tetap memutuskan untuk membatalkan konser musik.

“Kami telah menerima informasi intelijen yang memaksa kami untuk membatalkan acara musik ini,” bunyi pernyataan Kepolisian Rotterdam, seperti dikutip dari The Guardian, Rabu (23/8/2017).

Kementerian Hukum Belanda juga mendukung langkah tersebut. Pihaknya menyebut, saat ini Belanda sedang berada di tingkat ‘siaga 4’.

“Belum ada perubahan apa pun, hingga saat ini,” ujar perwakilan dari Kementerian Hukum Belanda, Lodewijk Hekking.

Seperti dikabarkan, kepolisian membatalkan sebuah konser musik band asal Amerika Serikat (AS) di kawasan kota Rotterdam. Pembatalan tersebut terkait dengan dugaan ancaman teror di sekitar lokasi konser berlangsung.

Menurut keterangan polisi, pihaknya menerima laporan soal keberadaan sebuah mobil van yang berisi tabung-tabung gas. Diduga, tabung-tabung tersebut akan diledakkan saat konser berlangsung.

Polisi juga menahan sopir dari mobil van tersebut. Dari keterangan yang dirilis, sopir tersebut merupakan seorang pria berkewarganegaraan Spanyol.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and DRE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here