Home BERITA Buni Yani: Bagaimana Ceritanya Dosen Mau Mengajak Berdiskusi Tapi Jadi Tersangka

Buni Yani: Bagaimana Ceritanya Dosen Mau Mengajak Berdiskusi Tapi Jadi Tersangka

SHARE
Buni Yani, tersangka penyebar ujaran kebencian (Elga/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pengunggah video Basuki T. Purnama (Ahok) yang mengutip Surat Al Maidah 51, Buni Yani akhirnya angkat bicara terkait polemik yang dialaminya. Buni menegaskan dirinya tak layak jadi tersangka.

Menurutnya, dalam video yang diposting di akun facebook itu, ia bermaksud melakukan pertanyaan bukan mengeluarkan pernyataan yang menyebut Ahok melakukan penistaan agama.

“Niat saya mengajak berdiskusi. Bagaimana ceritanya dosen mau mengajak berdiskusi tapi malah jadi tersangka,” kata dia dalam diskusi bersama Gerakan Ibu Negeri di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017).

Buni mengaku hidupnya menjadi berantakan setelah ada kasus ini. Padahal, saat itu ia tengah melakukan disertasi namun terpaksa berhenti lantaran dirinya menjadi tersangka.

“Saya tidak bekerja 6 bulan setelah dilaporkan polisi. Kesalahan saya dicari-cari terus. Apa begitu cara kerja proses hukum,” ungkapnya kesal.

Bahkan, ia mengaku telah puluhan kali mendapat teror, baik melalui media sosial atau yang menyasar tempat tinggalnya.

“Saya dapat teror. Saya tidak percaya hidup saya seperti ini. Buzzer ini enggak berhenti, ada teror mobil yang pernah berhenti di rumah,” ujarnya.

“Saya sangat sakit enam bulan diginiin. Saya ditersangkakan. Itu bodoh menurut saya,” tandasnya.

Sekadar informasi, Buni dijerat penyidik Polda Metro dengan pasal penyebar ujaran kebencian. Buni menjadi tersangka buntut dari tindakannya mengunggah video Ahok saat mengutip surat Al Maidah ayat 51 dengan menambahkan beberapa keterangan tambahan.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nicky Aditya and Elga Hikari Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here