Home BERITA Buni Yani Diperiksa Lagi, Pengacara: Kalau Tidak Ada Pidana Jangan Dipaksakan!

Buni Yani Diperiksa Lagi, Pengacara: Kalau Tidak Ada Pidana Jangan Dipaksakan!

SHARE
Tersangka ujaran kebencian, Buni Yani hendak menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya (Kanugrahan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Tersangka ujaran kebencian dan SARA, Buni Yani kembali menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya guna melengkapi berkas perkara kepolisian yang sempat dikembalikan Kejaksaan pada 19 Desember 2016 lalu.

“Kami mengharapkan, kalau dalam perkara ini tak ditemukan tindak pidana, ya jangan dipaksakan,” tegas Pengacara Buni Yani, Cecep Suhardiman di Gedung Ditkrimsus Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017).

Mengacu pada Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), seharusnya berkas tersebut sudah diperbaiki dan dikembalikan ke Kejaksaan dalam tenggat waktu 14 hari. Namun faktanya, Buni masih saja diperiksa polisi.

Cecep menilai, penyidik masih beralasan untuk melengkapi BAP yang seharusnya bisa diselesaikan dari awal, yakni soal sangkaan Pasal 28 Ayat 2 UU ITE soal penyebaran kebencian.

“Terkait kekurangan, ya kami juga tak tahu persis karena berkas itu antara penyidik dan pihak Kejati DKI yang tahu petunjuk antara pihak jaksa dengan penyidik terkait kekurangan ini,” tuturnya.

‎Meski begitu, Cecep menegaskan kalau pihaknya akan tetap kooperatif dan enggan menghambat proses penyidikan.

“Kami ingin ini cepat selesai,” tutupnya

Sebelumnya, Buni Yani dilaporkan oleh Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot (Kotak Adja) karena diduga melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dia diduga menyebarkan informasi menyesatkan dengan sengaja atas penggalan video Ahok saat menyitir surah Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here