Home BERITA Buni Yani Sebut Jaksa Agung Ikut ‘Bermain’ di Dalam Kasusnya

Buni Yani Sebut Jaksa Agung Ikut ‘Bermain’ di Dalam Kasusnya

SHARE
Tersangka ujaran kebencian, Buni Yani hendak menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya (Kanugrahan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Bandung – Terdakwa kasus pelanggaran Undang-Undang ITE, Buni Yani menuding jika perpindahan sidang dari Depok ke Bandung merupakan campur tangan dari pihak Jaksa Agung.

“Kami tahu Jaksa Agung berasal dari Partai Nasdem dan kami tahu Partai Nasdem adalah pertama kali mencalonkan Ahok sebagai Gubernur,” kata Buni Yani di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bandung, Selasa (11/7/2017).

“Ada semacam kehilangan besar yang dirasakan Jaksa Agung ketika Ahok kalah dan masuk penjara,” tegasnya.

Buni juga menduga jika kasus yang dijalaninya ini mempunyai unsur politis. Bahkan, dia menyebut masyarakat bohong dan bodoh jika menyebut kasusnya mempunyai unsur pidana.

“Yang mengatakan tidak ada unsur politis, bohong, bodoh,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Buni menambahkan, unsur politis sudah tercium ketika persidangannya dipindah dari Depok ke Bandung. Dia menduga jika Jaksa penuntut umum mempunyai niat tertentu.

“Ini perkara sengaja dipindahkan dari Depok ke Bandung,” tuturnya.

“Dalam perasaan saya sebagai terdakwa, sepertinya ada niat kurang baik dari jaksa,” tutupnya.

Sebelumnya, Buni Yani didakwa dengan Pasal 32 ayat 1 juncto Pasal 48 ayat 1 UU RI No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Eleltronik jo UU RI No 19/2016 tentang perubahan atas UU RI No 11/2008 tentang ITE dan dijerat pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 ayat 2 UU RI No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Eletronik (ITE) jo pasal 45 huruf A ayat 2 UU RI No 19/2016 tentang perubahan atas UU RI No 11/2008.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and SAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here