Home BERITA Buntut Kerusuhan di Penjara, Brasil Bakal Tekan Peredaran Narkoba

Buntut Kerusuhan di Penjara, Brasil Bakal Tekan Peredaran Narkoba

SHARE
Ilustrasi. (NET)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Usai kerusuhan berdarah yang terjadi di sebuah penjara di kota Manaus, Amazonas, akhirnya mendapatkan perhatian dari otoritas berwenang di Brasil.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (4/12/2016), Gubernur Amazonas Jose Melo menegaskan bahwa pihaknya akan segera menghentikan peredaran narkoba di Brasil. Ia juga akan meminta kepada pihak-pihak terkait untuk merelokasi 10 persen kekuatan militer untuk menjaga perbatasan Brasil.

“Lebih dari dua tahun belakangan, populasi penjara kita telah meningkat dua kali lipat karena peredaran narkoba,” ujar Melo. “Kita butuh pasukan bersenjata untuk mencegah obat-obatan terlarang masuk ke negara kita dan beredar di kota-kota kita.”

Melo lebih lanjut mengakui bahwa obat-obatan terlarang yang beredar di Brasil memang awalnya berasal dari provinsi Amazonas yang berbatasan dengan negara Kolombia dan Peru. Menurut data, Kolombia adalah negara penyuplai kokain nomor satu, sedangkan Peru adalah nomor dua.

Meski begitu, pendapat Melo ditepis oleh Menteri Kehakiman Brasil Alexandre de Moraes. Menurut Moraes, kerusuhan di penjara tersebut disebabkan oleh ketidaksiapan pemerintah negara bagian Amazonas. Padahal sudah ada laporan intelijen yang menyebut akan ada kerusuhan di dalam penjara.

“Ada laporan yang mengatakan Sekretaris Keamanan Amazonas telah menerima informasi interlijen soal akan adanya kerusuhan di penjara antara Natal dan tahun baru,” ujar Moraes.

Seperti dikabarkan sebelumnya, sebuah kerusuhan meletus di dalam sebuah penjara di negara bagian Amazonas. Akibat kerusuhan tersebut, setidaknya 56 orang tewas. Sadisnya, sebagian jenazah ditemukan dalam kondisi terpenggal.

Kerusuhan di dalam penjara tersebut diduga dipicu oleh perebutan wilayah kekuasaan dalam mengedarkan narkoba jenis kokain. Namun hingga saat ini, pihak berwajib masih melakukan penyelidikan atas dugaan-dugaan tersebut.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and DRE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here