Home BERITA Dari Balik Jeruji, Anas Urbaningrum Setuju Seratus Persen Ibu Kota Negara Dipindah

Dari Balik Jeruji, Anas Urbaningrum Setuju Seratus Persen Ibu Kota Negara Dipindah

SHARE
Anas Urbaningrum
(Wikipedia)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Gonjang ganjing isu pemindahan Ibu Kota yang dilontarkan pemerintah ternyata sampai ke telinga mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Dari balik jeruji, Anas yang tersandung kasus korupsi Hambalang menyampaikan pendapatnya perihal wacana pemindahan ibu kota negara oleh kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

“Ibukota mau dipindahkan dari Jakarta? Seratus persen (bukan seribu) saya setuju!” tulis Anas dalam akun Twitter @anasurbaningrum, Minggu (9/7/2017).

Menurutnya, wacana tersebut sudah mencuat sejak era Presiden Soekarno. Bahkan, ia juga sempat menyinggung wacana tersebut yang sempat mencuat di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Periode Pak SBY isu pindah ibu kota juga sempat dibahas serius. Tetapi faktanya sampai sekarang ibu kota masih di Jakarta dengan segala keuntungan dan kerugiannya,” ujarnya.

Dengan digulirkannya kembali isu ini di era Presiden Joko Widodo, ia berharap wacana tersebut bisa segera direalisasikan. Dia menilai kajian yang dilakukan saat ini telah memenuhi syarat memindahkan ibu kota.

“Perlu persiapan yang matang, itu pasti. Tetapi tidak perlu menunggu semuanya lengkap tersedia sempurna. Awali dengan kepastian (keputusan). Misalnya di Palangkaraya, atau di mana yang terbaik menurut hasil kajian pemerintah,” tegasnya.

Ia tak menampik bahwa pemindahan ibu kota negara tak bisa dilakukan dengan cepat. “Perlu tahapan dan tidak bisa model sim salabim,” lanjutnya.

“Tidak ada urgensi untuk menanti siap seluruh dananya, apakah puluhan tiliun atau bahkan 100 T. Ayo Pak Presiden, sudah saatnya sekarang diambil keputusan. Insya Allah menjadi sejarah yang baik bagi Indonesia,” tutupnya.

Di akhir postingan admin pengelola Twitter Anas, turut disertakan juga unggahan foto surat tulisan dengan imbuhan pengantar. Dalam foto tersebut, Anas menuliskan surat yang ditulis pada tanggal (8/7/2017) di lapas Sukamiskin.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nicky Aditya and Diki Trianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here