Home BERITA Diduga Ada Makelar Kasus dalam Tuntutan Rendah Ahok

Diduga Ada Makelar Kasus dalam Tuntutan Rendah Ahok

SHARE
JKT_SIDANG TUNTUTAN AHOK_MIFTAHULHAYAT (13)
Ahok, terdakwa kasus dugaan penistaan agama, saat sidang pembacaan tuntutan (Foto: Miftahul Hayat/Jawa Pos/Pool)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pengamat politik Ubedilah Badrun menduga ada keterlibatan makelar atau mafia kasus dalam sidang tuntutan rendah terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus dugaan penistaan agama.

Menurut Ubedilah, dugaan itu mungkin saja terjadi, lantaran tuntutannya yang sangat rendah, yakni satu tahun penjara denga masa percobaan dua tahun.

“‎Kemungkinan ada mafia yang memediasi, semacam transaksi pragmatis tuntutan dan politik. Itu kan mungkin ditafsirkan ke arah sana juga,” kata Ubedilah kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Ubedilah mengatakan, ‎penegakan hukum di Indonesia belum sepenuhnya terbebas dari tekanan jual beli jumlah tuntutan dan perkara. “Di republik ini, mafia pengadilan itu belum tuntas diberantas,” kata analisis politik dari UNJ ini.

“Jadi setiap proses peradilan besar yang menyangkut orang-orang besar gitu, selalu saja dimungkinkan ada mafia yang bekerja dan beroperasi untuk memilih cara-cara penyelesaian di belakang layar,” tutupnya.

Seperti diketahui, tim Jaksa yang dipimpin Ali Mukartono meminta hakim menjatuhkan vonis 1 tahun penjara, dengan masa percobaan selama dua tahun penjara.‎ Jaksa menilai Ahok secara sengaja dan terencana menistakan umat Islam. Ahok pun dijerat dengan pasal 156 KUHP.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sjamsu Dradjad and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here