Home BERITA Dipaksa Gunakan Sabu, Gadis 15 Tahun Diperkosa Bergiliran

Dipaksa Gunakan Sabu, Gadis 15 Tahun Diperkosa Bergiliran

SHARE
Ilustrasi (indiatvnews.com)

KRIMINALITAS.COM, Galang – Sungguh miris nasib LR (15). Setelah dipaksa menggunakan sabu, siswi salah satu SMP di Deliserdang tersebut lalu diseret dan disekap dalam kamar. Di bawah ancaman akan dibunuh, pelajar itu lalu diperkosa 5 pecandu sabu bergantian di hadapan 7 pecandu lainnya.

Setelah tiga hari tiga malam disekap dan diperkosa, LR akhirnya dibebaskan. Sambil menangis LR pun pulang ke rumahnya di Desa Kotangan, Kecamatan Galang, Deliserdang.

Kasus penyekapan disertai perkosaan itu terungkap setelah LR didampingi keluarganya dan pihak Komnas PA Deliserdang datang melaporkan kejadian itu ke Polres Deliserdang, Rabu (15/2/2017).

Kepada polisi, LR mengaku jika ia diperkosa 5 pelaku sementara 7 lainnya menonton saat ia digilir kelima pecandu itu. Diceritakannya, peristiwa itu berawal Sabtu (11/2/2017). Saat itu LR diajak seorang pria berinisial GL jalan-jalan ke Kota Galang. Karena kenal LR mengikutinya.

Dengan mengendarai sepeda motor, LR membawa sepeda motor LR mereka mengelilingi Kota Galang. Satu jam kemudian LR dibawa ke pondok Kotangan, Galang. LR yang sempat curiga sempat bertanya kemana mereka pergi. Tapi GL yang baru dikenalnya itu mengaku hendak ke rumah temannya karena ada yang mau diambil.

Setiba di sana LR meminta GL untuk mengantarkannya pulang. Sebab saat itu LR ketakutan karena melihat GL dan teman-temannya pesat narkoba. GL pun tak peduli.

LR makin ketakutan karena dipaksa memakai narkoba. Awalnya ia sempat menolak tapi karena diancam, LR akhirnya memakai sabu dengan harapan agar diantar pulang. Singkat cerita, usai pesta narkoba, 5 pelaku termasuk GL menyeret LR ke kamar lalu diperkosa bergantian.

Pada Selasa (14/2/2017) LR dilepas dan diantar pulang oleh GL. Setibanya di rumah orangtua LR yang panik langsung menginterogasinya. Sambil menangis LR menceritakan semua yang terjadi.

Kanit Perlindungan Perempuan Anak Ipda Aisyah membenarkan adanya korban penyekapan dan perkosaan didampingi Komnas PA membuat laporan pengaduan.

“Benar kita sudah terima laporan mereka kemarin. Korban didampingi Komnas PA buat laporan soal penyekapan dan perkosaan. ‎Kasusnya terus kita selidiki,” ujarnya singkat.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and Dian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here