Home BERITA Diperiksa KPK, Eks Ketua DPR Malah Singgung Andi Narogong Beretnis Cina

Diperiksa KPK, Eks Ketua DPR Malah Singgung Andi Narogong Beretnis Cina

SHARE
Marzuki Alie (NET)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Marzuki Alie memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus perkara proyek pengadaan e-KTP. Dia dipanggil KPK sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai eks Ketua DPR.

Dalam pemeriksaan itu, Marzuki mengungkapkan, penyidik KPK hanya memberikan tiga pertanyaan kepada dirinya.

“Ada tiga hal yang ditanya. Pertama terkait hubungan saya dengan Partai Demokrat. Kedua, hubungan saya selaku ketua DPR terhadap persoalan (e-KTP). Ketiga, kaitannya dengan kasus e-KTP sendiri,” jelas Marzuki kepada wartawan usai diperiksa di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (6/7/2017).

Marzuki diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Agustinus atau Andi Narogong. Kepada penyidik KPK, kader partai Demokrat itu mengaku tak kenal dengan dua terdakwa e-KTP, Irman dan Sugiharto. Juga tersangka Andi Narogong

“Semua orang itu tidak saya kenal. Termasuk Andi Narogong. Mohon maaf ya, kita bukan bicara etnis, dia etnis Cina ya. Saya tanya, dia muslim atau apa? Nah, saya saja baru tahu. Jadi saya betul-betul tidak tahu siapa Andi Narogong,” ujarnya.

Ia juga menegaskan dirinya tidak ada kaitan sama sekali dengan proyek e-KTP yang kini bermasalah. Selain itu, Marzuki menegaskan dirinya tidak pernah menerima atau mengambil apa pun pada proyek-proyek DPR.

“Sesuatu (pemberian) apapun. Langsung ataupun tidak langsung, apakah uang apakah barang, yang punya nilai uang, tidak pernah saya terima,” tegasnya.

Mega proyek e-KTP sudah menetapkan dua orang mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto sebagai terdakwa. Keduanya didakwa memperkayaā€ˇ diri sendiri, orang lain, dan korporasi dari proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun ini.

Meski demikian, proyek ini heboh lantaran ada dugaan keterlibatan pejabat tinggi dalam praktik haram tersebut. Bekas Mendagri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sejumlah Anggota DPR dan Menkumham Yasonna Laoly disebut-sebut ikut menerima aliran uang dosa dari proyek nasional ini. Keduanya pun sudah diperiksa oleh KPK sebagai saksi.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Azairus and Diki Trianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here