Home BERITA Disamakan dengan Tokoh Komunis, Pelapor Kasus Jonru Ngamuk

Disamakan dengan Tokoh Komunis, Pelapor Kasus Jonru Ngamuk

SHARE
Jonru Ginting (Facebook).

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Meski sudah dilaporkan ke polisi atas kasus dugaan penyebaran kebencian, Jonru Ginting rupanya tak kapok juga. Dia bahkan tak henti-hentinya memasang meme pelapor kasus dirinya, Muannas Alaidid dengan sebutan tokoh komunis, DN Aidit.

Saat ditemui di Polda Metro Jaya, salah satu rekan Muannas, Guntur Romli menyebut, status itu diposting Jonru dalam akun Facebooknya pada Senin (4/9) pukul 11.20 WIB lalu.

“Jonru memplesetkan nama Muannas Al Aidid jadi si Aidit. Jadi ada meme tentang Muannas yang dikaitkan dengan Aidit PKI. Ini kan jadi fitnah lagi,” kata Guntur setelah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (6/9/2017).

Menurut Guntur, meme di Facebook Jonru itu termasuk penghinaan marga Sayid Rasulullah yang dipelintir jadi si Aidit.

“Jonru ini setelah dilaporkan malah menjadi-jadi. Saya minta untuk segera ditahan agar ujaran kebencian itu bisa berakhir,” geramnya.

‎Sementara itu, Muannas makin geram karena proses laporan justru tidak membuat Jonru jera. Dia pun mendesak agar Kemenkominfo bertindak tegas dengan memblokir Facebooknya.

“Bila perlu, bisa saja dilakukan penangkapan terhadap Jonru karena proses pelaporan tidak membuatnya jera,” tuturnya.

Sementara itu pengacara Muannas, Aulia Fahmi menilai, salah satu postingan Jonru yang terkesan kontroversial adalah dengan menyebut sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa dan satu-satunya Tuhan di Indonesia adalah Tuhannya Islam.

“Artinya agama-agama di Indonesia yang bukan Islam tidak sesuai dengan Pancasila. Ini sudah tendensius dan sangat merugikan kemurnian NKRI kita” ungkapnya.

“Apalagi, ada kata kata. ‘Qurais Shihab akan jadi katib salat Ied di masjid istiqlal. Di sini juga ada kata-kata serius berupa ajakan untuk tidak usah ikut salat di Masjid Istiqlal’,” katanya lagi.

Berikut adalah isi status Jonru yang disebut menghina sang pelapor, Muannas Al Aidid.

Bang Japar adalah tim Pengacara plus Jawara Betawi yang didirikan pasca kasus Iwan Bopeng. Ketuanya Uni Fahira Idris. Mereka terbukti sukses mengawal kemenangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017. Mereka juga yang menjadi tim pengacara Buni Yani.
Dan hari ini, Bang Japar meraih satu prestasi lagi, yakni berhasil meyakinkan pengadilan untuk membatalkan SP3 untuk Ade Armando, sehingga mulai hari ini Ade Armando kembali jadi TERSANGKA.

Kagum luar biasa pada PERAN BESAR Bang Japar dalam membela Islam secara ikhlas.
Alhamdulillah, saya merasa sangat tersanjung karena Bang Japar menyatakan siap membela saya dalam kasus yang dipolisikan oleh Muannas Al AIDIT.

Namun tentunya, siapa pun yang menjadi pengacara saya, mereka hanyalah wasilah. Penentu kemenangan yang sebenarnya adalah Allah. Maka kita selayaknya hanya berharap, meminta, dan memuji pada Allah semata.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sjamsu Dradjad and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here