Home BERITA Dishub DKI Pastikan Larangan Motor Tidak Berlaku di Rasuna Said

Dishub DKI Pastikan Larangan Motor Tidak Berlaku di Rasuna Said

SHARE
Ilustrasi larangan motor
(Virza/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Usai mendapat berbagai tanggapan, ternyata isu pembatasan kendaraan bermotor di Jalan Rasuna Said tampaknya tak akan diberlakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Dishub mengatakan kebijakan yang akan diterapkan di Jalan Rasuna Said ialah kebijakan ganjil genap untuk kendaraan roda empat.

“Di Rasuna Said itu wacana ganjil genap, bukan larangan motor. Jadi enggak usah bingung,” kata Andri di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (22/8/2017).

Andri mengatakan 12 September nanti hanya akan ada pembatasan sepeda motor di Bundaran Senayan hingga Bundaran HI. Namun untuk Jalan Rasuna Said ia mengatakan masih akan dikaji dan kajian tersebut untuk penerapan ganjil dan genap kendaraan roda empat.

Andri mengatakan perlu dilakukan Forum Group Discussion (FGD) lagi untuk menerapkan ganjil genap di Jalan Rasuna Said.

“Kenapa tidak berbarengan dengan larangan motor? Karena kan kalau ganjil genap itu butuh rambu-rambu yang besar. Itu pun harus kita FGD-kan dulu,” kata Andri.

Ia mengakan rencana-rencana pembatasan sepeda motor di Bundaran Senayan hingga Bundaran HI dan rencana kebijakan ganjil dan genap di Jalan Rasuna Said untuk mengejar target penggunaan kendaraan umum oleh masyarakat.

“Kita sedang menargetkan 5 sampai 10 tahun, bagaimana mau menggunakan angkutan umum 65 persen? Sekarang masih di bawah 20 persen berkisar 17 persen,” pungkasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and Iksal Rizqi Harizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here