Home BERITA Eks Jubir Presiden Sayangkan Kinerja KPK karena OTT Koruptor ‘Kelas Cere’

Eks Jubir Presiden Sayangkan Kinerja KPK karena OTT Koruptor ‘Kelas Cere’

SHARE
Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi (dua dari kanan) (Diki Trianto/Kriminalitas.com).

KRIMINALITAS COM, Jakarta – Upaya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi kembali mendapat kritikan.

Komentar pedas itu datang dari Koordinator Gerakan Indonesia Bersih Adhie Massardi. Menurutnya, selama KPK berdiri, baru belakangan ini lembaga anti rasuah itu muncul dengan membongkar kasus-kasus kecil.

“Sampai hari ini KPK hanya mengandalkan OTT (operasi tangkap tangan). OTT ini kan koruptor pemula, bukan koruptor pakar,” kata Adhie dalam sebuah diskusi di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2017).

Padahal, KPK saat ini sudah diberi kewenangan yang mumpuni dalam menangkap koruptor kelas kakap. Seperti halnya kewenangan dalam melakukan investigasi dan audit data.

Dengan tugas demikian, harusnya lembaga di bawah kepemimpinan Agus Rahardjo itu bisa lebih berani dalam mengungkap tindak pidana korupsi skala besar.

Karena dengan melakukan investigasi dan audit terlebih dahulu, tersangka yang sudah ditetapkan KPK seharusnya tidak bisa mengelak lagi.

“Harusnya KPK bisa melihat negara lain. Di seluruh dunia yang berhasil memberantas korupsi selalu mengandalkan audit dan investigasi,” tandas mantan Juru Bicara Presiden era Abdurrahman Wahid ini.

Sekadar informasi, KPK baru saja melakukan OTT terhadap Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan Rudi Indra Prasetya terkait dengan penanganan kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) yang tengah ditangani Kejari Pamekasan.

Dalam OTT itu turut ditangkap pula Bupati Pamekasan Achmad Syafii, Kepala Inspektorat Pamekasan Sucipto Utomo, Kepala Seksi Intel Kejari Pamekasan Sugeng, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Pamekasan Eka Hermawan, dua staf Kejari Pamekasan, serta dua staf Inspektorat Pamekasan.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and Diki Trianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here