Home BERITA Gagal Ujian Mental, Penganiaya Taruna Akpol Harus Dipecat

Gagal Ujian Mental, Penganiaya Taruna Akpol Harus Dipecat

SHARE
Ilustrasi sadisme dan penganiayaan 2
Ilustrasi (Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pengamat kepolisian Bambang Rukminto mengecam keras insiden tewasnya taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Brigdatar Mohammad Adam yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh seniornya.

Bambang meminta pelaku penganiayaan tersebut langsung dipecat dari taruna Akpol. Tak hanya itu, dia juga meminta mereka mengembalikan biaya yang dikeluarkan negara selama mengikuti pendidikan Akpol.

“Pelaku harus menjalani proses hukuman pidana,” kata Bambang kepada Kriminalitas.com, Jumat (19/5/2017).

Sebab, Bambang menilai, para pelaku penganiayaan tersebut telah gagal menjadi calon perwira Polri yang seharusnya menjadi penegak hukum serta pelindung masyarakat.

“Sebagai calon perwira Polri mereka sudah tidak lolos dalam ujian mental dan perilaku,” tegas Bambang.

Diketahui, Mohammad Adam tewas pada Kamis (18/5/2017). Dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya luka lebam di dada taruna Akpol dari Jakarta tersebut. Adam merupakan warga Jalan Penghulu Gang Murtado 21 RT 10/01, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sjamsu Dradjad and Elga Hikari Putra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here