Home BERITA Green Pramuka City: Janji Ruang Terbuka Hijau Memang Belum Terpenuhi, Tapi…

Green Pramuka City: Janji Ruang Terbuka Hijau Memang Belum Terpenuhi, Tapi…

SHARE
Kuasa Hukum Apartemen Green Pramuka City, Muhammad Rizal Siregar
(Kiki BH/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Apartemen Green Pramuka City mengakui soal belum terpenuhinya salah satu janji kepada penghuni yakni pengembangan ruang terbuka hijau. Namun, pihak pengembang menyebut janji itu masih diproses lantaran kompleks apartemen juga masih dalam tahap pembangunan.

Kuasa Hukum Apartemen Green Pramuka, Muhammad Rizal Siregar menyebut janji 80 persen ruang terbuka hijau (RTH) di sekitar apartemen memang belum terpenuhi.

“Kalau ditanya belum terpenuhi secara seluruhnya ya benar, jadi kalau bicara teknisnya repot,” kata Rizal ditemui wartawan di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Namun, dia berdalih belum terpenuhinya ruang terbuka hijau itu lantaran hingga kini pengembang masih terus melakukan proses pembangunan. “Berdasarkan pembangunan dari awal sampai sekarang ini belum semua. Jadi kalau ditanya fasilitasi dan sebagainya memang belum bisa dilakukan karena belum terbangun seluruhnya,” lanjutnya.

Adapun dari target 17 tower baru 9 di antaranya yang telah rampung. Namun dia sendiri belum tahu kapan kompleks apartemen yang terletak di Jakarta Pusat itu akan rampung 100 persen.

“Target belum tahu. Jangan anggap kami tidak menyediakan fasilitas itu,” ungkap Rizal.

Dia meyakinkan Green Pramuka tidak lupa atas iming-iming ruang terbuka hijau. Bahkan pengembang telah membangun sebagian dari RTH yang dijanjikan.

“Silakan cek, ada kok. Kami enggak menutup mata soal itu. Sesuai dengan slideshow plan, tapi belum dilakukan,” tegasnya.

Apartemen Green Pramuka City kini tengah bermasalah lantaran diprotes salah satu penghuninya yang juga seorang komika, Muhadkly atau Acho. Dalam blognya, Acho menuliskan keluhan terhadap pengembang tempat tinggalnya itu lantaran sejumlah janji tak kunjung dipenuhi.

Hal tersebut berbuntut pelaporan dari pihak apartemen ke kepolisian dan Acho ditetapkan sebagai tersangka lantaran dituding melanggar UU ITE. Meski begitu, keduanya sepakat menempuh jalur damai setelah melakukan mediasi di Polda Metro Jaya, Rabu (9/8/2017).

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nicky Aditya and Iksal Rizqi Harizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here