Home BERITA ICW Beberkan Catatan Merah Kinerja Jaksa Agung selama 2 Tahun

ICW Beberkan Catatan Merah Kinerja Jaksa Agung selama 2 Tahun

SHARE
Jaksa Agung HM Prasetyo. (Dinda Chairina/Kriminalitas.com)
Jaksa Agung HM Prasetyo. (Dinda Chairina/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Bak seorang nahkoda yang dapat mengendalikan laju sebuah kapal yang begitu besar. Sebagai seorang ‘nahkoda’ Muhammad Prasetyo dianggap gagal mengendalikan laju kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia yang dipimpinnya.

Staf Divisi Investigasi Indonesia Corruption Watch (ICW) Wana Alamsyah, memaparkan daftar catatan merah kinerja mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) selama dua tahun menjabat.

“Ada tiga poin dasar yang mengindikasikan kinerja buruk tersebut. Seberapa banyak kasus korupsi yang ditangani Kejagung, ada beberapa kasus yang di-SP3 (surat perintah penghentian penyelidikan), lalu bagaimana keterbukaan informasi dalam penanganan korupsi,” terangnya saat menggelar diskusi di kantor ICW, Kamis (17/11/2016).

Dalam catatan ICW, setidaknya terdapat 24 kasus yang sudah ditangani Kejagung yang melibatkan 79 tersangka dan menyebabkan kerugian negara sebesar kerugian sebesar Rp 1,5 triliun selama pemerintahan Prasetyo.

“Tapi sayangnya baru 33 persen yang masuk tahap penuntutan, sedangkan 67 persen lainnya masih penyidikan,” lanjutnya.

Ia melanjutkan, terdapat 33 kasus yang diberhentikan. “Sebenarnya tidak semua SP3 itu menuju ke arah negatif, tapi banyak kasus yang sudah memenuhi kualifikasi tapi tetap di SP3-kan,” jelasnya.

Menurutnya, jika Kejagung ingin melakukan revolusi dalam melakukan tugasnya, maka ‘nahkoda’nyalah yang harus dievaluasi bahkan diganti dengan yang lebih berkompetensi.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Dinda Chairina and Sherly Puspita

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here