Home BERITA Indonesia Jadi Negara ‘Penyumbang’ Teroris Terbanyak, Australia: Ini Mengkhawatirkan

Indonesia Jadi Negara ‘Penyumbang’ Teroris Terbanyak, Australia: Ini Mengkhawatirkan

SHARE
Ilustrasi (Virza/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Status Indonesia sebagai salah satu negara yang memiliki jumlah anggota ISIS terbanyak, membuat Australia merasa sedikit khawatir. Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat geopolitik asal Negeri Kangguru, Olivier Guitta.

“Keamanan di Indonesia amat mengkhawatirkan, merujuk pada jumlah warga negaranya yang mencoba atau telah bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak,” ujar Guitta melalui akun @OlivierGuitta, Rabu (12/7/2017).

Dalam cuitannya tersebut, Guitta juga memaparkan data terkait jumlah warga negara Indonesia yang ditangkap oleh otoritas Turki, karena dituding sebagai anggota atau simpatisan ISIS.

“Sangat luar biasa jumlah penangkapan terhadap jihadis ISIS di Turki. Ada 804 warga Rusia, lalu 435 warga Indonesia, disusul Tajikistan dengan 308 orang, Irak 278 orang, dan Perancis 254 orang,” cuit Guitta lagi.

Seperti dikabarkan sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Turki merilis data terbaru terkait aksi penangkapan terhadap para anggota ISIS, baik yang mencoba untuk masuk ke Suriah, maupun yang menyusup ke Turki.

Dari data yang dihimpun, Turki telah menangkap 4.957 orang yang dituding terlibat dalam aksi terorisme. Dari jumlah tersebut, Turki mengklaim telah menahan sebanyak 435 warga negara Indonesia. Mereka semua dituduh sebagai anggota ISIS.

“Di tiga gelombang deportasi pertama, Turki telah memulangkan 137 warga Indonesia. Ironisnya, 79,2 persennya adalah anak-anak di bawah usia 15 tahun dan perempuan,” ujar pengamat terorisme dari Institute for Policy Analysis of Conflict, Sidney Jones.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and DRE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here