Home BERITA Ini Penjelasan Setnov setelah Namanya Disebut Nazaruddin dalam Korupsi E-KTP

Ini Penjelasan Setnov setelah Namanya Disebut Nazaruddin dalam Korupsi E-KTP

SHARE
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Setya Novanto (Setnov) usai diperiksa penyidik KPK. (Kiki Budi Hartawan/Kriminalitas.com).

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) diperiksa sebagai saksi dalam dugaan kasus korupsi pengadaan e-KTP. Kepada awak media, ia menjelaskan mengenai materi pemeriksaan yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadapnya.

“Saya hanya klarifikasi yang berkaitan dengan jabatan saya sebagai ketua fraksi Golkar. Dan semua sudah saya sampaikan secara normatif,” ujarnya usai menjalani pemeriksaan untuk tersangka Sugiharto, Selasa (10/1/2017).

Pemeriksaan Setnov hari ini merupakan penjadwalan ulang dari pemeriksaan pekan lalu. “Tapi informasi yang kami terima memang ada permintaan penjadwalan ulang karena saksi masih berada di Amerika Serikat (AS),” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (4/1/2017) lalu.

Setnov pernah diperiksa penyidik antirasuah pada bulan Desember lalu. “Saksi yang dipanggil, dipandang mengetahui informasi tentang kejahatan korupsi e-ktp yang sedang diusut saat ini,” lanjut Febri.

Nama Setnov muncul dari ‘nyanyian’ mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin. Melalui pengacaranya Elza Syarif, dia mengatakan bahwa proyek e-KTP dikendalikan Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR yaitu Setya Novanto. Bahkan, Setnov disebut telah menerima fee proyek tersebut.

Dua tersangka dalam kasus ini, yakni mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Dukcapil Kemendagri, Sugiharto dan mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Irman. Keduanya dianggap telah merugikan negara senilai triliunan rupiah.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Dinda Chairina and FDC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here