Home BERITA IPW Sebut Kaburnya 24 Tahanan di Jatim karena Kelalaian Polisi

IPW Sebut Kaburnya 24 Tahanan di Jatim karena Kelalaian Polisi

SHARE
Tahanan Kabur (Ilustrasi)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Sebanyak 24 tahanan dari dua Polsek di kawasan Jawa Timur kabur dalam kurun waktu satu pekan. Ketua Presidium Indonesia Police Wacht (IPW), Neta S Pane menganggap, hal itu terjadi karena minimnya tingkat kepedulian antar sesama anggota.

“Dari kasus itu bisa disimpul betapa tidak pedulinya jajaran kepolisian di Jatim terhadap sistem keamanan di sel. Padahal untuk bisa kabur ada proses panjang yang mereka lakukan. Tapi kenapa aparat kepolisian bisa abai?” kata Neta kepada Kriminalitas.com, Jumat (21/7/2017).

Neta menganggap, minimnya rasa peduli antar polisi membuat rasa kepekaan mereka tumpul. Akibatnya mereka mengabaikan tanggung jawabnya yakni menjaga para tahanan dengan ketat.

Menurutnya, tindakan tegas yang diberikan Kapolri atas kaburnya 24 tahanan di Jatim ini tidak cukup dengan mencopot kapolseknya atau kapolresnya saja.

“Tapi Kapolri juga harus mengevaluasi kinerjanya juga. Jika ternyata kinerjanya rendah dan buruk, dimana tahanannya kabur secara berturut-turut ya harus dicopot, dan harus diganti dengan perwira yang mau bekerja dengan serius,” ujarnya.

Pasalnya, banyaknya tahanan yang kabur tentu akan berdampak dengan munculnya rasa ketakutan ditengah-tengah masyarakat.

“Jika tahanan yang berhasil ditangkap kemudian bisa melarikan diri, bukan hanya dana besar yang harus dikeluarkan oleh Polri. Tetapi membuat rasa takut di masyarakat,” tutupnya.

Sekadar informasi, imbas adanya tujuh tahanan yang kabur, Kapolsek Tambaksari Kompol David Triyo Prasojo dimutasi ke Polrestabes Surabaya untuk menjabat sebagai Analis Kebijakan Pertama Bidang Perencanaan Polrestabes Surabaya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and Sapuji

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here