Home BERITA ISIS Klaim Penembakan yang Menewaskan Polisi di Perancis

ISIS Klaim Penembakan yang Menewaskan Polisi di Perancis

SHARE
Penembakan di Perancis (Reuters)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Kelompok radikal ISIS mengaku bertanggung jawab atas aksi penembakan di Perancis. Penembakan itu terjadi pada Kamis (20/4/2017) di dekat Istana Presiden, Champs-Elysees, Paris, Perancis.

Dilansir dari Reuters, Jumat (21/4/2017), hal ini diungkapkan oleh Amaq, media milik ISIS. Menurutnya, pelaku bernama Abu Yousif al-Belgiki.

Klaim itu datang dengan cepat dan diungkapnya nama pelaku penyerang tersebut. Hal ini mengindikasikan adanya kontak langsung dengan ISIS. Kelompok tersebut juga mengaku bertanggung jawab atas serangan mobil di London bulan lalu yang menewaskan empat orang, namun mereka tidak memberikan nama atau rincian apapun.

Sumber polisi mengatakan pria tersebut diketahui memiliki catatan di intelijen. Televisi Perancis melaporkan bahwa dia adalah seorang Perancis berusia 39 tahun yang mempunyai catatan kejahatan kekerasan.

Serangan ini terjadi sebelum Perancis melakukan pemilihan presiden pada Minggu (23/4/2017). Presiden Prancis Francois Hollande mengaku akan lebih meningkatkan kewaspadaan.

“Kami akan sangat kewaspadaan, terutama dalam kaitannya dengan pemilihan,” kata Presiden Hollande.

Awal pekan ini, dua pria ditangkap di Marseille yang menurut polisi telah merencanakan serangan menjelang pemilihan.

Sebuah senapan mesin, dua senapan tangan dan tiga kilo bahan peledak TATP termasuk di antara senjata yang ditemukan di sebuah flat di kota selatan bersamaan dengan materi propaganda ISIS.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and SAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here