Home BERITA Isu Reshuffle Kembali Berhembus, Pengamat: Jangan Cuma Rotasi, Tapi Cari Penyakitnya

Isu Reshuffle Kembali Berhembus, Pengamat: Jangan Cuma Rotasi, Tapi Cari Penyakitnya

SHARE
Emrus Sihombing/NET

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Isu reshuffle kabinet kembali berhembus belakangan ini. Bahkan Presenter Najwa Shihab yang baru mundur dari Metro TV digadang-gadang akan didapuk sebagai Menteri Sosial.

Jika kabar itu benar, Pengamat Politik Emrus Sihombing meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mereshuffle sekaligus membasmi perilaku korupsi di tubuh kementerian dan instansi pemerintahan.

Sebab selama ini, kocok ulang kabinet selalu saja terjebak dengan hanya mengganti atau merotasi menteri saja.

“Padahal, bisa jadi ada potensi ‘penyakit’ kronis tersebunyi di kementerian dan instansi pemerintah,” kata Emrus kepada Kricom, Jakarta, Minggu (13/8/2017).

Akibatnya, perilaku korupsi selalu saja terjadi siapapun menterinya. Terbukti, hingga kini belum ada kementerian yang berani memproklamirkan bahwa instansi mereka dijamin tidak ada korupsi dan pungutan liar (pungli).

“Sebabnya bongkar pasang menteri, tidak pernah menyelesaikan persoalan perilaku korupsi dan pungli di kementerian dan instansi pemerintahan,” tandasnya.

Selain mengganti Mensos Khofifah Indar Parawansa, Presiden Jokowi dikabarkan mencopot Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Archandra Tahar dikabarkan akan kembali menjadi Menteri ESD, Rini Soemarno akan menjadi Kepala Sekretariat Presiden menggantikan posisi Teten Masduki.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and Iksal Rizqi Harizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here