Home BERITA Jaksa Kambing Hitamkan Buni Yani dalam Tuntutan, Pengacara: Ini Ngawur

Jaksa Kambing Hitamkan Buni Yani dalam Tuntutan, Pengacara: Ini Ngawur

SHARE
Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian (Kanugrahan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian protes keras karena nama kliennya disebut dalam pertimbangan tuntutan yang dibacakan ketua tim JPU Ali Mukartono terhadap terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Menurut JPU saat membacakan tuntutan, sumber keresahan yang terjadi di masyarakat akibat ucapan Ahok menista Alquran tak jauh dari peran Buni Yani.

“Saya tidak mengerti logika ngawur apa yang dipakai JPU ini. Kok malah menyalahkan orang lain dalam persidangan untuk orang yang didakwaanya. Tidak satu pun pihak yang melaporkan Ahok yang menjadikan video yang dishare Buni Yani sebagai dasar laporan. Semua berdasarkan video yang diunggah Pemprov Jakarta,” kata Aldwin kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Menurut Aldwin, penyebutan nama Buni sebenarnya tidak perlu masuk ke dalam proses hukum. Buni Yani juga tidak menshare potongan pidato Ahok yang menyinggung surat Al Maidah 51.

“Kenapa bisa keluar tuntutan seperti itu, karena JPU sama sekali tidak profesional. Tuntutan ini sudah melukai rasa keadilan masyarakat,” ucapnya dengan sedikit geram.

Seperti diketahui, dalam tuntutannya, Jaksa menuntut Ahok dengan pidana satu tahun penjara dan percobaan dua tahun. Dikenakan Pasal 156 KUHP.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Dinda Chairina and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here