Home BERITA Jenderal Tito Bandingkan Kasus Penyiraman Novel dengan Bom Bali

Jenderal Tito Bandingkan Kasus Penyiraman Novel dengan Bom Bali

SHARE
Novel Baswedan dengan mata dan kepala diperban (Kiki/Kriminalitas.com

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Kapolri Jenderla Tito Karnavian membandingkan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Baswedan dengan kasus bom Bali.

Hal ini diungkapkan Tito saat menghadiri rapat kerja (raker) dengan anggota Komisi III DPR RI di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

“Novel Baswedan, kasus bom Bali lebih gampang dari kasus novel Baswedan, sama dengan kepung Melayu,” kata Tito.

Jika dalam kasus pengeboman, lanjut Tito serpihan-serpihan hingga korban meninggal dunia bisa dijadikan sebagai bukti untuk mengusut kasusnya.

“Kasus hit and run sulit. Bom molotov satu, dengan bom kampung Melayu lebih mudah kampung Melayu,” lanjutnya.

Namun demikian, sebagai mitra komisi III DPR, Kapolri mengaku pihaknya telah menemukan perkembangan baru perihal kasus novel yang saat ini masih berada di Singapura untuk menjalani pemulihan.

“Kami sudan temukan saksi penting, ini perkembangan baru,” tandasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and Diki Trianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here