Home BERITA Jika Diperlukan, Bareskrim akan Perpanjang Crisis Center First Travel

Jika Diperlukan, Bareskrim akan Perpanjang Crisis Center First Travel

SHARE
POSKO CRISIS CENTER FIRST TRAVEL03
Korban penipuan First Travel yang mengadu ke Crisis Center Bareskrim. (Kiki/Kriminalitas.com).

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bakal memperpanjang crisis center bagi korban penipuan biro perjalanan haji dan umrah First Travel. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto.

Menurutnya, pelayanan crisis center terakhir pada Minggu (10/9/2017). Namun, jika masih diperlukan maka akan diperpanjang.

“Kalau dianggap perlu diperpanjang, akan kami perpanjangan. Hingga saat ini sudah ada 20 ribu korban yang lapor di crisis center,” ujar Rikwanto kepada wartawan.

Rikwanto menambahkan, pihak kepolisian mempersilakan kepada korban untuk mengambil paspornya. Hingga saat ini sudah ada 8 ribu korban First Travel yang telah mengambil paspor.

“Yang ada di kami lebih separuhnya. Silakan kalau ada paspor yang masih tersangkut di manajemen First Travel, bisa diambil,” imbuhnya,

Sementara mengenai perkembangan tersangka dalam kasus tersebut, Rikwanto menyebut polisi masih menetapkan tiga orang tersangka yakni Annisa Hasibuan, Andika Surachman dan Kiki Hasibuan. Untuk temuan hasil penggeledahan rumah mertua Annisa Hasibuan pihaknya akan mengkompilasikan dengan temuan PPATK.

“Hasil geledah di rumah mertua tersangka, kami temukan beberapa buku rekening dan passport, akan kami kompilasikan dengan temuan sebelumnya,” pungkasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and Iksal Rizqi Harizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here