Home BERITA Kapal Wanderlust Gunakan Modus ‘Boat to Boat’ Angkut Sabu ke Indonesia

Kapal Wanderlust Gunakan Modus ‘Boat to Boat’ Angkut Sabu ke Indonesia

SHARE
Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan didampingi Diresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta dan Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan. (Azairus/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Batam – Seribu satu cara dilakukan para mafia narkoba untuk memuluskan peredaran narkona ke Indonesia.

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan mengungkapkan, dari hasil penyelidikan terhadap kapal Wanderlust yang digunakan mengangkut 1 ton sabu terungkap modus ‘boat to boat’.

Modus Boat to Boat adalah modus pengiriman sabu dengan berpindah-pindah kapal di tengah lautan lepas.

Hal itulah yang dilakukan Kapal Wanderlust. Irjen Iriawan menerangkan bahwa Kapal tersebut memang kerap mengangkut narkoba.

“Kapal berangkat dari Taiwan, namun tidak bawa sabu. Sabu didapat dengan cara pemindahan dari kapal ke kapal di sekitar Laut Thailand,” ujar Iriawan dalam konfensi pers di Pelabuhan Tanjung Ucang, Batam, Senin (17/7/2017).

Lima awak kapal Wanderlust yang diamankan polisi. (Azairus/Kriminalitas.com)

Iriawan mengatakan, saat ini Polda Metro masih mengembangkan kasus ini. Termasuk untuk mengetahui jaringan yang ‘bermain’ dalam pengiriman sabu.

“Masih dikembangkan, karena ini memakai sel terputus. Masih pendalaman,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, aparat gabungan Polda Metro Jaya, Polresta Depok dan Ministry of Justice Investigation Bureau (MJIB) Taiwan berhasil mendeteksi keberadaan kapal pengangkut Sabu di perairan Batam.

Kapal tersebut bernama lambung Wanderlust. Kapal yang tidak dilengkapi dengan bendera negara itu berisikan lima awak berwarga negara Taiwan.

Kelima pelaku, satu nakhoda dan empat anak buah kapal, kini sudah diamankan polisi.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Rizky Ramadhan and DUL

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here