Home BERITA Kapolda: Saya Tugaskan Propam Usut Anggota Brimob yang Aniaya Wartawan

Kapolda: Saya Tugaskan Propam Usut Anggota Brimob yang Aniaya Wartawan

SHARE
Wartawan LKBN Antara Rikcy Prayoga dianiaya oknum Brimob. (Youtube).

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan sudah memerintahkan Propam untuk menyelidiki insiden penganiayaan terhadap wartawan Antara, Ricky Prayoga saat pagelaran Indonesia Open di JCC, Senayan, Minggu (18/6/2017) sore.

Ir‎iawan mengatakan, penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob itu sangat tidak dibenarkan.

‎”Tentu, kalau nanti terbukti yang bersangkutan melanggar, akan dilakukan sanksi tegas. Kami akan berikan sanksi tegas kepada anggota,” kata Iriawan di Lapangan Silang Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2017).

Menurut Iriawan, anggota Polri tak boleh semena-mena dalam melakukan tugasnya. Baik yang sengaja atau tidak, semua akan diberikan sanksi.‎ Sanksinya bisa teguran hingga mutasi.

“Seperti yang terjadi pada anggota Brimob di Pamulang‎ yang tak sengaja memegang senjata dan meletus ke rumah anggota DPR (Jazuli Juwaini). Lalai pun kami beri sanksi, gimana yang yang sengaja,” tutupnya.

Sebelumnya, sejumlah anggota Brimob yang mengamankan turnamen Bulutangkis BCA Indonesia Open 2017 melakukan kekerasan terhadap wartawan ANTARA Yoga saat antri di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) pada Minggu (18/6/2017).

Kekerasan tersebut sempat terekam video yang menjadi viral di media sosial. Dari video tersebut terlihat wartawan LKBN Antara Ricky Prayoga dibekap dan ditarik oleh beberapa anggota Brimob untuk dibawa ke suatu tempat. Namun Yoga yang masih mengenakan ID Card peliput kejuaraan bulu tangkis Indonesia Terbuka itu berusaha berontak, hingga akhirnya dia dianiaya dengan cara dipiting dan dipukul.

Penyebabnya diduga karena masalah sepele, yaitu salah paham akibat saling pandang-pandangan.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sjamsu Dradjad and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here