Home BERITA Kasus Bagi-Bagi Sembako, Bawaslu DKI: Dugaan Mengarah ke Ahok-Djarot

Kasus Bagi-Bagi Sembako, Bawaslu DKI: Dugaan Mengarah ke Ahok-Djarot

SHARE
Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti (Diki/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti menegaskan pihaknya masih mendalami soal aksi bagi-bagi sembako yang marak terjadi jelang pencoblosan Pilkada DKI Jakarta putaran dua.

Ia tak menampik kalau aksi tersebut dilakukan paslon nomor urut dua, yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.

“Dugaan mengarah ke paslon nomor 2, tapi sampai saat ini kami masih minta keterangan saksi-saksi, termasuk terlapornya yang diduga akan membagikan, namun belum teridentifikasi paslon mana pun,” ujarnya, Senin (17/4/2017).

Mimah mengungkapkan, pembagian sembako itu mengarah ke money politic (politik uang). Berdasarkan dugaan sementara yang diambil pihaknya, pelaku teridentifikasi dari pakaiannya. Namun hal tersebut harus dipastikan kebenarannya.

“Kami butuh identifikasi lebih lanjut karena gak bisa menuduh, tapi pakaian yang digunakan mengarah kepada itu. Jadi akan diklarifikasi lebih lanjut kepada pihak-pihak yang diduga dia membagikan sembako tersebut,” imbuhnya.

Selain itu, untuk proses penyelidikan, Bawaslu akan menelusuri hingga ke tim kampanye provinsi. “Apakah ini ada tim kampanye yang masuk (modusnya) lewat masyarakat, akan ditelusuri lebih dahulu,” pungkasnya.

Sekadar informasi, jika terbukti melakukan bagi-bagi sembako, pelaku dikenakan tindak pidana pemilu atas Pasal 187 a ayat 1 Undang-undang 10 Tahun 2016 dengan acaman hukumannya bagi pemberi dan penerima itu 32 sampai 72 bulan dan dendanya bisa mencapai Rp 1 miliar.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Dinda Chairina and Iksal Rizqi Harizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here