Home BERITA Kasus Guru Cabul Jadi Bukti Anak Indonesia belum Sepenuhnya Merdeka

Kasus Guru Cabul Jadi Bukti Anak Indonesia belum Sepenuhnya Merdeka

SHARE
Ilustrasi (Virza/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Terbongkarnya kasus guru cabul di SMPK BPK Penabur Kelapa Gading membuktikan bahwa anak-anak Indonesia belum sepenuhnya merdeka dari penjajahan kaum predator seks.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Perlindungan Anak Indoneia (KPAI) Susanto. Menurutnya, kasus itu dan puluhan kasus pornografi anak lainnya membuktikan bahwa anak-anak Indonesia rentan menjadi korban kejahatan seksual termasuk kekerasan.

“Ini menunjukan bahwa meskipun sudah merdeka anak harus memiliki self protection, memiliki proteksi diri sehingga tak jadi korban dan bisa tumbuh dengan baik dikemudian hari,” kata Susanto kepada Kriminalitas.com di Jakarta, Kamis (17/8/2017).

Susanto menambahkan, ‎untuk menjamin agar anak-anak merasa merdeka, pihak terdekat dalam hal ini sekolah harus memastikan suasana aman dan nyaman bagi siswa didiknya.

“Satuan pendidikan itu harus memastikan guru terseleksi dengan baik,” tambahnya.

Selanjutnya, pengurus sekolah disarankan untuk melakukan deteksi awal terhadap pendidiknya melalui tes psikologis secara berkala.

“Prinsipnya adalah perlu kehati-hatian dari satuan pendidikan,” kata dia.

Tak lupa, peran pemerintah daerah maupun pusat sangat diperlukan untuk mencegah adanya predator anak di lingkungan pendidikan.

“Saya kira Dinas Pendidikan harus memantau kelangsungan proses rekrutmen guru itu sendiri,” tutupnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and Kanugrahan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here