Home BERITA Kasusnya Meresahkan Rakyat tapi Ahok Dituntut Ringan, Pakar Sebut JPU Tidak Adil

Kasusnya Meresahkan Rakyat tapi Ahok Dituntut Ringan, Pakar Sebut JPU Tidak Adil

SHARE
JKT_SIDANG TUNTUTAN AHOK_MIFTAHULHAYAT (7)
Basuki T. Purnama hadiri sidang tuntutan kasus penistaan agama
(POOL/MIFTA MIDUN/JAWAPOS)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berupa satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun menuai beragam komentar bagi masyarakat.

Tak terkecuali Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar. Dia menganggap tuntutan tersebut terkesan tidak logis.

“Tuntutan ini menjadi tidak logis, jika melihat unsur yang memberatkan dari tuntutan,” kata Fickar kepada Kriminalitas.com, di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Sebab sebelum membacakan tuntutan, jaksa sempat menyebut hal yang memberatkan terdakwa. Jika mengacu dari hal yang memberatkan tersebut, seharusnya Ahok bisa dituntut hukuman yang lebih berat.

“Perbuatan terdakwa dapat meresahkan di masyarakat dan dapat menimbulkan kesalahpahaman antar golongan,” ujar Fickar menjelaskan poin yang memberatkan terdakwa.

Memang, kata Fickar, nilai kerugian akibat keresahan dalam masyarakat dan kesalahpahaman yang timbul sulit menghitungnya. Kendati begitu, tidak lantas tuntutan yang dilayangkan justru ringan.

“Jadi tuntutan itu terasa tidak adil bagi seorang yang dirasa menggoyahkan rasa perdamaian dalam masyarakat,” pungkasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Aristo and Regina Nabila

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here