Home BERITA Kecam Penembakan Paris, Capres Perancis Nyatakan Perang terhadap ISIS

Kecam Penembakan Paris, Capres Perancis Nyatakan Perang terhadap ISIS

SHARE
Politikus sayap kanan Perancis, Marine Le Pen
(NET)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Serangan teror penembakan yang terjadi satu hari sebelum pemilihan Presiden Perancis berlangsung, mendapatkan respon keras dari salah satu kandidat Presiden Marine Le Pen.

Le Pen dalam pernyataannya menegaskan bahwa Perancis harus segera memperketat pengawasan di daerah-daerah perbatasan. Calon presiden dari sayap kanan ini juga meminta agar otoritas berwajib segera mengusir orang-orang yang masuk dalam daftar hitam intelijen Perancis.

“Kita tidak boleh kalah dalam perang ini,” ujar Le Pen dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (21/4/2017).

“Tapi dalam 10 tahun terakhir, pemerintah sayap kiri dan sayap kanan malah melakukan hal-hal yang membuat kita kalah dalam perang melawan terorisme. Kita butuh pemerintahan yang berani untuk beraksi demi melindungi rakyat,” tegas Le Pen lagi.

Le Pen sendiri merupakan sosok kontroversial dalam dunia politik Perancis. Ia merupakan perempuan yang memiliki pandangan anti-Uni Eropa dan antiimigrasi. Berkat pandangannya tersebut, Le Pen kerap disebut sebagai Donald Trump-nya Perancis.

“Bila terpilih menjadi presiden, saya akan segera, dan tanpa ragu-ragu, menyatakan perang melawan terorisme Islamis dan kelalaian hukum di negara ini,” tukas Le Pen.

Seperti diketahui, kota Paris kembali diserang oleh aksi terorisme, Kamis (21/4/2017) malam. Seorang pria yang disebut ISIS sebagai militan dari Belgia, memberondog toko Marks & Spencer di sebuah pusat perbelanjaan, di Paris.

Akibat penembakan tersebut, seorang polisi dinyatakan tewas dan dua orang lainnya mengalami luka-luka. Pelaku sendiri juga tewas usai ditembus peluru polisi dalam sebuah drama adu tembak.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and DRE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here