Home BERITA Komisi III DPR: Pembakaran Terduga Pencuri Amplifier Perilaku Iblis

Komisi III DPR: Pembakaran Terduga Pencuri Amplifier Perilaku Iblis

SHARE
Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil (Kanugrahan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Komisi III DPR mengecam keras tindakan pengeroyokan dan pembakaran terhadap M Alzahra alias Joya (30) di Bekasi yang dituduh mencuri amplifier Musala Al Hidayah. Tindakan main hakim sendiri itu dicap tidak manusiawi.

“Tersangka pelaku main hakim sendiri dan pembakaran terhadap Joya warga Bekasi yang dituduh mencuri amplifier musala itu adalah perilaku iblis,” kata anggota komisi III DPR, Nasir Djamil kepada Kriminalitas.com, di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (10/8/2017).

Selain pelaku pembakaran, ia juga mengecam warga yang memprovokasi massa untuk main hakim sendiri. Dia meminta hukuman maksimal diberikan kepada pelaku.

“Memprovokasi massa dan membakar korban, maka hukuman mati sangat layak diberikan kepada mereka. Apapun alasannya itu adalah tindakan biadab,” lanjutnya.

Di sisi lain, ia juga mengimbau kepada pemerintah khususnya pemerintah Kabupaten Bekasi agar dapat melindungi keluarga korban dari tindak kejahatan yang dimungkinkan akan berlanjut, serta memikirkan antisipasi dan cara agar kejadian tersebut tak terulang.

“Kemudian tentunya rehabilitasi dan kompensasi materi serta perlindungan wajib diberikan kepada keluarga korban,” tandasnya.

Dalam kasus main hakim sendiri ini, aparat Polres Metro Bekasi telah menangkap lima orang tersangka. Kelimanya diketahui ada yang berperan sebagai pengeroyok, penyiram bensin dan pembakar Joya.

Insiden pembakaran ini bermula saat Joya dituding mencuri amplifier musala Al Ikhlas di Bekasi. Dia tertangkap warga di sebuah pasar dan langsung dihakimi dan dibakar hingga tewas.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nicky Aditya and Diki Trianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here