Home BERITA Korea Utara Diduga Berada di balik Virus Wannacry

Korea Utara Diduga Berada di balik Virus Wannacry

SHARE
Tampilan layar komputer sebuah rumah sakit di Jakarta yang terjangkit ransomware WannaCry. (Twitter).

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Peneliti keamanan siber menemukan bukti kalau serangan ransomware wannacry ada hubungannya dengan negara Korea Utara.

Seperti dilansir dari Reuters, Selasa (16/5/2017), Symantec dan Kaspersky Lab menemukan kode backdoor, sebuah perangkat lunak Wannacry juga muncul dalam program yang dipakai Lazarus Group, perusahaan yang teridentifikasi lunak Wannacry juga muncul dalam program yang dipakai Lazarus Group.

“Ini adalah petunjuk terbaik yang telah kita ketahui sampai ada asal-usul Wannacry,” kata Periset Lab Kaspersky, Kurt Baumgartner kepada Reuters.

Rencananya penelitian serupa akan diikuti oleh badan penegak hukum di seluruh dunia, termasuk Washington DC. Pasalnya, Presiden Amerika Donald Trump mengatakan kalau ada dua negara asing dan penjahat siber yang kemungkinan terlibat.

Peneliti FireEye Inc, John Millet mengaku akan menyuruh anggotanya untuk menyelidiki kemungkinan hubungan temuan kode tersebut dengan kelompok hacker Korea Utara.

“Kesamaan yang kami lihat antara malware terkait dengan grup tersebut dan WannaCry tidak cukup unik untuk menjadi sangat sugestif dari operator umum,” ujarnya.

Sekadar informasi, kode backdoor yang digunakan pada tahun 2015 tersebut diciptakan oleh peretas yang terhubung dengan pemerintah Korut.

Diduga, kode ini terlibat dalam serangan tahun 2014 di Sony Pictures serta pencurian uang sebesar US$ 81 juta di sebuah bank Bangladesh pada 2016. Lazarus Group sendiri diketahui menggunakan dan menargetkan Bitcoin dalam operasi peretasannya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Regina Nabila and RGN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here