Home BERITA Kritik Tuntutan JPU, Pengamat sebut Ahok Seharusnya Dihukum Lebih Berat

Kritik Tuntutan JPU, Pengamat sebut Ahok Seharusnya Dihukum Lebih Berat

SHARE
JKT_SIDANG TUNTUTAN AHOK_MIFTAHULHAYAT (14)
Terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki T. Purnama
(POOL/MIFTA MIDUN/JAWAPOS)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Rendahnya tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum dikritik oleh pengamat politik Voxpol Centre, Pangi Syarwi Chaniago. Pasalnya, tuntutan penjara dengan masa percobaan dua tahun terbilang amat ringan untuk sebuah kasus penistaan agama.

“Jika kita bandingkan dengan kasus penistaan yang selama ini ada, tuntutan kepada Ahok jauh lebih ringan,” kata Pangi kepada Kriminalitas.com, Jumat (21/4/2017).

Menurutnya, jaksa penuntut umum seharusnya bisa menuntut Ahok lebih berat dibandingkan tuntutan yang telah di bacakan pada sidang tuntutan Kamis (20/4/2017) kemarin.

Namun demikian JPU memilih untuk menuntut Ahok dengan penjara dari tahun.

“Kalau saya mengunakan bahasa sederhana, tuntutan pidana 1 tahun dan 2 tahun masa uji coba sama dengan tuntutan bebas,” tutup Pangi yang juga dosen ilmu politik dari UIN Syarif Hidayatullah itu.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Andreas Pratama and Diki Trianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here