Home BERITA Lewati Tenggat Waktu Pengembalian Berkas, Pemeriksaan Buni Yani Tidak Sah?

Lewati Tenggat Waktu Pengembalian Berkas, Pemeriksaan Buni Yani Tidak Sah?

SHARE
Buni Yani dan kuasa hukumnya (Kanugrahan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Buni Yani kembali diperiksa penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, hari ini Senin (9/1/2017). Salah satu pengunggah penggalan video pidato Ahok di Kepulauan Seribu itu kembali akan diperiksa sebagai tersangka kasus pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Ada surat panggilan untuk pemeriksaan tambahan dengan tuduhan pasal yang sama, pada tanggal 9 Januari pukul 10 pagi,” ujar pengacara Buni Yani, Aldwin Rahadian melalui pesan singkatnya.

Namun Aldwin justru mempertanyakan nasib berkas pemeriksaan kliennya yang telah dilimpahkan ke kejaksaan. Menurut Aldwin, berkas tersebut dikembalikan oleh kejaksaan karena dianggap tidak lengkap pada 19 Desember 2016 lalu.

Namun hingga saat ini, kejaksaan belum menerima perbaikan berkas tersebut. Aldwin mengatakan, seharusnya berkas tersebut sudah diperbaiki dan dikembalikan ke kejaksaan dalam tenggat waktu 14 hari sesuai Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Karena itu menurut kami, pemeriksaan tambahan yang melewati batas waktu pengembalian berkas 14 hari ini tidak sah, sebagaimana diatur dalam Peraturan Jaksa Agung RI Pasal 12 ayat 5 tentang SOP Penanganan Perkara Tindak Pidana Umum,” bebernya.

Menurut dia, penyidik Polda Metro Jaya sejak awal terlalu memaksakan perkara yang menjerat Buni Yani. Karena itu, Aldwin meminta agar status tersangka terhadap kliennya digugurkan.

“Jadi sebaiknya kepolisian atau kejaksaan segera saja menghentikan proses penyidikan,” pungkas Aldwin.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Kanugrahan and Nicky Aditya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here