Home BERITA Mantan Kepala PPATK Pertanyakan Dasar Tuduhan TPPU Bachtiar Nasir

Mantan Kepala PPATK Pertanyakan Dasar Tuduhan TPPU Bachtiar Nasir

SHARE
Cuitan Mantan Kepala PPATK Yunus Husein soal kasus TPPU Bachtiar Nasir. (Twitter @YunusHusein)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Ketua Pusat Kajian Anti Pencucian Uang yang juga Mantan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Yunus Husein, mempertanyakan dasar hukum penyelidikan Mabes Polri atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga melibatkan Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir.

“Menarik juga mencermati dugaan TPPU dalam penggunaan dana sebesar Rp 3 miliar yang diterima GNPF-MUI melalui rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua” tulis Yunus mengawali cuitan pada akun pribadinya @YunusHusein pada Sabtu (11/2/2017).
Dalam cuitannya, Yunus mempertanyakan ada tidaknya Tindak Pidana Asal yang menjadi dasar penyelidikan tersebut seperti yang telah diatur dalam pasal 2 UU TPPU.
Yunus juga mempertanyakan adanya perorangan atau korporasi yang telah menggunakan sejumlah uang tersebut dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal-usulnya.
Yunus menjelaskan, untuk menuduh seseorang atau badan hukum telah melakukan TPPU, mutlak harus ada Tindak Pidana Asal yang melahirkan harta kekayaan objek TPPU. Tindak Pidana Asal tersebut tidak wajib dibuktikan terlebih dahulu, tetapi ditunjukkan dengan bukti permulaan yang terdiri dari dua alat bukti yang sah sesuai pasal 17 KUHAP dan penjelasan Ps 74 UU TPPU.
“Kalau tindak pidana asal yang melahirkan harta kekayaan hasil tindak pidana tidak ada sama sekali, maka TPPU juga harus tidak ada. Kalau harta kekayaan yang menjadi obyek TPPU bukan berasal dari tindak pidana, tetapi berasal dari sumber yang sah, maka TPPU juga tidak ada. YH.” tegas Yunus.
Untuk diketahui, Mabes Polri tengah mengusut dugaan TPPU dana sebesar Rp 3 miliar dalam rekening Yayasan Keadilan Untuk Semua yang berasal dari donatur masyarakat untuk Aksi Bela Islam pada 4 November dan 2 Desember 2016.
Mabes Polri baru memeriksa satu saksi, yakni Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir yang diduga mengetahui aliran dana tersebut. Bahctiar sudah memenuhi panggilan pada Jumat (10/2/2017) lalu.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Rizky Ramadhan and Erieke Nindha Rahmayantie

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here