Home BERITA Masih Menyusui Bayi, Bos First Travel Ajukan Penangguhan Penahanan

Masih Menyusui Bayi, Bos First Travel Ajukan Penangguhan Penahanan

SHARE
Agen First Travel gelar aksi unjuk rasa untuk menuntut Direktur First Travel dibebaskan. (Aristo Setiawan/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Direktur Utama dan Direktur PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel), Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari ditahan penyidik Bareskrim. Keduanya ditahan lantaran diduga menipu beberapa jemaah yang ingin menunaikan umrah.

Meski tersangkut kasus, nyatanya para calon jemaah umrah dari First Travel justru menunjukkan simpati kepada Anniesa yang ditahan di Rutan titipan Bareskrim, Polda Metro Jaya.

Juru Bicara First Travel, Deski mengklaim, 30 ribu calon jemaah umrah First Travel pun siap menjadi jaminan penangguhan penahanan ā€ˇterhadap Anniesa. Mengingat Anniesa ditahan dalam kondisi masih menyusui bayi yang baru dilahirkannya.

“Para jemaah siap menjadi jaminan penangguhan penahanan bagi Annies yang masih menyusui anaknya yang berusia 3 minggu,” ujar Deski dalam keterangan resmi yang diterima Kriminalitas.com, di Jakarta, Jumat (11/8/2017).

Selain jaminan, kata dia, upaya penangguhan penahanan diajukan melalui kuasa hukum First Travel, Eggi Sudjana.

Eggi, menurut Deski, tengah menyiapkan penangguhan penahanan terhadap Andika dan Anniesa. Karena kedua pimpinan perusahaan yang berstatus suami istri ini komitmen memberangkatkan jemaah umrah.

“Tetap berkomitmen untuk memberangkatkan umrah dan sekaligus berniat untuk menyelesaikan refund jemaah yang tidak jadi berangkat,” lanjutnya.

Sebelumnya, Andika dan Anniesa ditetapkan tersangka penyidik Bareskrim Polri atas dugaan kasus penipuan perjalanan ibadah Umroh. Pasca penetapan tersangka, polisi melakukan penahanan kepada keduanya.

“Hasil pemeriksaan, kita dapatkan cukup alat bukti untuk kita tingkatkan menjadi tersangka Rabu (9/8/2017) kemarin, dan sudah dilakukan penahanan mulai hari ini,” kata Direktur Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak, ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and Aristo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here