Home BERITA Modus ‘Tempur Ranjang’, Ning Gondol Sepeda Motor Pasangannya

Modus ‘Tempur Ranjang’, Ning Gondol Sepeda Motor Pasangannya

SHARE
Ning, pencuri sepeda motor pasangan kumpul kebonya. (Alexy/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Karanganyar – Dengan menggunakan jaring asmara, Ning (36) berhasil menjerat para korbannya. Modus yang digunakan wanita asal Penggarong, Kabupaten Semarang Timur ini adalah dengan mengajak tidur korban dan membawa lari harta benda serta kendaraan setelah membuat korbannya kelelahan ‘bertempur’ semalaman di atas ranjang.

Peristiwa bermula, dari laporan seorang sopir bus Langsung Jaya asal Pertinggen, Tirtomoyo, Wonogiri, Muh Rotip (39). Sopir bus jurusan Jakarta-Solo ini mengenal Ning saat wanita itu menumpang busnya pada Desember 2016 lalu. Pertemuan itu berlanjut makin mesra usai keduanya bertukar nomor ponsel dan sering berkirim pesan singkat maupun menyapa di ujung telepon.

Singkat cerita, keduanya janjian ketemuan di Solo pada Minggu (15/1/2017) lalu. Sebelumnya, Ning naik bus jemputan Rotip di Weleri, Kendal kemudian turun di Sekarpace, Jebres, Solo. Di situ, Rotip membonceng Ning dengan sepeda motor Yamaha Mio AD 2605 JZ.

Kemudian keduanya bercinta di Hotel Tirta Asri, Jaten. Alangkah bingungnya Rotip tidak mendapati sepeda motornya di parkiran pada Senin (16/1/2017). Ia mencurigai Ning pelakunya karena wanita yang ditidurinya itu mendadak raib dari ranjang.

“Sebelum beraksi, tersangka menggaet simpati korbannya. Setelah korban tertidur sehabis berhubungan badan dengan tersangka, sepeda motornya dibawa kabur,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak, Minggu (18/6) siang.

Setelah mendapat laporan tersebut, polisi melakukan penelusuran. Hingga akhirnya, Sabtu (17/6/2017) kemarin, pelaku berhasil dibekuk. Dari penangkapan yang dilakukan, polisi mengamankan barang bukti berupa STNK Yamaha Mio AD 2605 JZ dan selembar karcis bus.

Sementara itu, Ning mengaku dirinya memiliki tanggungan anak. Ia terpaksa mengambil jalan pintas untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Disebutnya, ia sudah dikejar-kejar penagih utang.

“Sepeda motor itu dijaminkan. Saya berutang banyak. Hanya mengambil sepeda motor dan surat-suratnya saja. Dompetnya enggak,” katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 362 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman penjara lima tahun.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Rizky Ramadhan and Alexy Pratama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here