Home BERITA ‘Ngebet’ Jadi Presiden, Rhoma Irama Ngotot Presidential Threshold Dihapus

‘Ngebet’ Jadi Presiden, Rhoma Irama Ngotot Presidential Threshold Dihapus

SHARE
Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama. (Aristo/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Salah satu alasan yang mendorong Ketua Umum Partai Idaman, Rhoma Irama mengajukan gugatan uji materi adalah besaran Presidential Threshold di UU Pemilu sebesar 20-25 persen. Rhoma menilai besaran presidential threshold itu menjadi ganjalannya untuk maju sebagai calon presiden di Pilpres 2019.

“Bahwa presidential threshold dihapuskan. Jadi zero threshold untuk presidential,” kata Rhoma ditemui ketika mengajukan uji materi, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Rabu ini.

Jika prasyarat memakai 20 persen, Rhoma tidak bisa maju sebagai capres. Pasalnya Partai Idaman baru mengikuti kontestasi pemilu pada tahun 2019 nanti. Sedangkan syarat presidential 20 persen didapat berdasarkan hasil pemilu 2014.

“Idaman dalam hal ini punya legal standing untuk mencapreskan ketumnya. Satu konsekuensi logis. Kalo enggak saya ngapain ke MK,” lanjut Rhoma.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nicky Aditya and Aristo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here