Home BERITA Pembayaran E-KTP Kurang Rp 150 Miliar, Dirut Sandipala Curhat di Persidangan

Pembayaran E-KTP Kurang Rp 150 Miliar, Dirut Sandipala Curhat di Persidangan

SHARE
Sidang E-KTP, saksi memberikan keterangan lewat telekonferensi (Diki/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Meski mendapat laba paling banyak di proyek e-KTP, PT Sandipala Arthaputra mengaku belum menerima sejumlah bayaran dari proyek e-KTP tersebut.

“Sampai saat ini Sandipala belum menerima Rp 150 miliar dari total Rp 750 miliar yang tidak dibayarkan oleh konsorsium kepada Sandipala,” ujar Direktur Utama PT Sandipala, Paulus Tannos saat bersaksi melalui telekonferensi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (18/5/2017).

“Jumlah itu bagian dari 45 juta (keping e-KTP) tersebut,” lanjutnya.

Menurut Paulus, dalam proyek e-KTP pihaknya mengalami penurunan jatah produksi e-KTP yang ditentukan oleh konsorsium. Sandipala mempunyai jatah menggarap 103 juta keping. Namun selanjutnya dikurangi menjadi 60 juta dan kemudian turun lagi menjadi 45 juta.

“Padahal kalau dari sisi kemampuan kami masih sangat mampu. Sampai sekarang, Rp 150 miliar masih ditahan dengan alasan yang menurut perkiraan saya dibuat-buat, Sandipala hanya menerima sekitar Rp 600 miliar,” tandasnya.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Nur Ichsan and Diki Trianto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here