Home BERITA Pembentukan Basinas untuk Redam ‘Gejolak Panas’ Pilkada dan Pilpres

Pembentukan Basinas untuk Redam ‘Gejolak Panas’ Pilkada dan Pilpres

SHARE
ilustrasi gadget (google)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Pemerintah berencana membentuk Badan Siber Nasional (Basinas). Ditargetkan tahun 2017 badan pengawas dunia maya ini bisa terbentuk. Disebutkan, pembentukan badan ini berdasarkan Undang-Undang ITE yang telah direvisi.

Selain amanat UU ITE hasil revisi, pembentukan Basinas ada kaitannya dengan peningkatan konstelasi politik seperti Pilpres dan Pilkada. Pasalnya saban Pilpres maupun Pilkada, terjadi peningkatan aktivitas dalam media sosial perihal informasi sesat.

“Kalau ada peristiwa politik yang penting, seperti pilkada atau pilpres, kan selalu terjadi peningkatan percakapan di media sosial. Selalu terjadi peningkatan penyebaran konten palsu. Selalu ada peningkatan omongan SARA. Itu otomatis,” kata Pengamat media sosial, Nukman Lutfie kepada Kriminalitas.com, Jumat (6/1/2017).

Nukman menuturkan, aktivitas media sosial atas persoalan konten sesat semakin tinggi terjadi. Bahkan intensitas dalam Pilkada DKI 2017 lebih tinggi ketimbang Pilpres 2014.

“Sekarang terulang pada pilkada. Dengan intensitas jauh lebih besar. Kenapa? Karena jumlah pengguna medsos juga meningkat,” lanjut Nukman.

Karena itu, perlu dibentuk badan pengontrol terhadap penyebaram informasi sesat. Menurut Nukman, Basinas menjadi langkah strategis pemerintah untuk mewujudkannya.

“Padahal tahun depan kita bakal menghadapi pilkada lain. Tahun depan pilkada jabar, nanti ada pilpres lagi. Makanya dipersiapkan sekarang. Supaya orang tahu bahwa mereka tidak bisa sembarangan lagi. UU ITE enggak lagi berdasarkan laporan saja. Nah, tugas Basinas adalah memantau hal itu,” tegas Nukman.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Sjamsu Dradjad and Aristo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here