Home BERITA Pengacara Ahok Pertanyakan Perbedaan antara Laporan dan BAP Pedri Kasman

Pengacara Ahok Pertanyakan Perbedaan antara Laporan dan BAP Pedri Kasman

SHARE
Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman (Elga/Kriminalitas.com)

KRIMINALITAS.COM, Jakarta – Salah satu tim hukum Basuki T. Purnama (Ahok) Humprey Djemat mempertanyakan kesaksian sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman.

Hal ini lantaran ada perbedaan antara surat laporan yang dibuatnya saat melaporkan Ahok ke Polda Metro Jaya dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Saat dia buat laporan itu tidak ada kata ‘pakai’, tapi dibohongi oleh Al Maidah. Namun di BAP dia menggunakan kata ‘pakai’. Nah itu yang dipertanyakan kenapa berbeda antara laporan dan BAP,” kata Humprey di Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (10/1/2017).

Humprey menduga, Pedri membuat laporan tersebut berdasarkan video yang telah disunting oleh Buni Yani.

“Makanya itu kami tanyakan apakah waktu buat BAP dia memakai sumber dari Buni Yani yang memang tidak ada kata pakai,” ujarnya.

Humprey melanjutkan, awalnya Pedri tak mengenal Buni Yani, tapi setelah didesak oleh pihaknya, Pedri mengaku pernah berhubungan dengan Buni Yani.

“Tapi dia bilang kenal setelah dia buat laporan,” ucapnya.

Humprey menambahkan, pihaknya memiliki bukti jika Pedri pernah bertemu dengan Buni Yani di kantor Pemuda Muhammadiyah.

“Katanya Buni Yani pernah datang ke kantor Pemuda Muhammadiyah di Menteng dan memang kami dapatkan foto dia,” pungkas Humprey.

Sekadar informasi, Pedri Kasman merupakan satu dari lima saksi pelapor yang dijadwalkan hadir di persidangan kelima kasus penistaan agama ini.

Namun, dari informasi yang didapat hanya empat saksi yang hadir dalam persidangan hari ini, yakni Pedri Kasman, Burhanudin, Wilyudin Abdul Rasyid, dan Irena Handono. Sementara saksi atas nama Ibnu Baskoro tak hadir.

Scroll ke bawah untuk berita lainnya.

Elga Hikari Putra and Sjamsu Dradjad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here